Cawagub Sumut Sihar Sitorus (kiri) dan Kepala Kantor Rumah Relawan DJOSS Hayam Wuruk, Lancar Siahaan (kanan) saat berbincang dengan Ketua Keluarga Batak Islam Amir Siahaan, di Lubuk Pakam, Deli Serdang, Minggu (17/6/2018).

Berita Deliserdang – Pasangan Djarot Sihar Sitorus diyakini unggul di Deliserdang. Bahkan ditarget 75 persen suara di Deliserdang akan jatuh pada pasangan yang diusung oleh PDI Perjuangan dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tersebut.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Kepala Kantor Rumah Relawan Hayam Wuruk, Ir Lancar Siahaan MM. Ketua Persatuan Alumni GMNI tersebut mengatakan tolak ukur dari keunggulan pasangan Djoss di Deliserdang dapat dilihat dari tingginya animo masyarakat untuk menggunakan hak suara, mendukung dan memenangkan pasangan Djarot-Sihar Sitorus.

“Logikanya banyak warga yang menyatakan dukungan secara spontan kepada Djoss, termasuk tokoh dan Ketua Keluarga Batak Islam (KBI) Amir Siahaan. Secara tegas Amir menyatakan dukungan dan akan mengerahkan kekuatan penuh termasuk melibatkan para tokoh masyarakat dalam memenangkan Djoss,” katanya.

Lancar yang menjembatani pertemuan Sihar Sitorus dengan Amir Siahaan di Lubukpakam menegaskan bahwa pasangan Djoss juga paling dibutuhkan oleh warga Deliserdang khususnya warga yang berhadapan dengan sengketa lahan atau yang lahannya dirampas. Termasuk warga Deliserdang yang menolak tindakan premanisme serta menginginkan pembangunan yang lebih baik.

“Tegas saja kita katakan jangan ada intimidasi terhadap warga yang tegas memilih nomor dua. Karena pada prinsipnya kemenangan itu milik pasangan Djoss karena masyarakat tertarik program yang logis, serta memilih yang berpengalaman,” katanya.

Sekadar untuk diketahui, pertemuan dengan tokoh Islam Sumut, Haji Amir Siahaan digagas oleh Lancar Siahaan. Pertemuan tersebut juga diikuti tokoh masyarakat Rantau Prapat, Haji Ramli Siagian. Kedua tokoh Islam Batak tersebut tegas mendukung dan memenangkan Djoss dalam Pilkada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumut 27 Juni 2018 ini.

Lancar mengharapkan agar warga tidak ragu datang dan memilih Djoss di TPS nantinya. Karena hanya dengan menggunakan suara dalam Pilgub ini, Sumut bisa berubah dan maju lebih hebat lagi. “Kita mengajak warga untuk memilih dan memenangkan Djoss. Karena kita menawarkan program yang rasional bukan menawarkan mobil jenazah untuk mengatasi stunting,” katanya.