Berita Medan, makobar – Dirut Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) Arie Prasetyo, dilaporkan seorang wanita berinisial TP ke Menteri Parawisata Arif Yahya dan Menko Maritim bahwa diduga ada hubungan dengan wanita idaman lain berinisial TS (54).

Ironisnya TS ini masih berstatus istri orang (memiliki suami) dan bukan seorang janda atau wanita single (belum menikah).

“Saya tidak tau sejak kapan pak Arie ini sudah selalu chatting chattingan melalui WA hingga tengah malam. Saya mengetahuinya pertama kali pada bulan November 2018 Ialu. ltupun secara tidak sengaja,”kata wanita berinisial TP, Minggu (3/2/2019).

Karena merasa heran, sambungnya, dirinya mencari tahu Arie chatting-chattingan dengan siapa jam 23.30 WIB dengan menanyakannya langsung kepadanya (Arie).

Namun, Arie menjawab dengan nada santai.

“Setiap saya tanyakan online dengan siapa tengah malam begitu, jawabannya serasa tidak masuk akal. Ada beliau mengatakan baru online dengan Staf Kemenpar dan lain-lain yang terdengar aneh,”terang TP.

Merasa ada yang tidak benar dilakukan Arie dan ditutup-tutupinya, masih dikatakan TP, dirinya akhirnya mencari tahu siapa orang yang di chatting sampai tengah malam tersebut.

“Saya sangat kaget, setelah saya telusuri ternyata orang tersebut adalah teman saya. Saya kenal dengan TS. Dia dulu tinggal di Medan tapi sekarang tinggal di Jakarta beserta dengan suami dari pernikahan keduanya dan anak-anak mereka,”jelasnya.

“Rumah tangga TS bubar setelah dia bercerai dari suami pertamanya,”lanjut TP.

“Saat mengetahui hal ini, saya ingin mengetahui kejujuran TS dengan bertanya kepadanya, apakah dia mengenal bapak Arie Prasetyo Dirut BPODT. Namun TS bilang Gak kenal saya. Belum jodoh kenal dengan beliau,”ujarnya seraya mengulang omongan TS.

Sementara saat itu sekitar jam 01.00 WIB dinihari, dirinya melihat handphone keduanya sedang online.

Sebagai teman, TP kemudian berusaha mengingatkan Arie Prasetyo untuk tidak bermain api dan melakukan hal aneh selama menjabat karena Medan kotanya kecil. lsu-isu dan berita negatif sangat cepat diketahui orang.

Namun niat baik TP tidak digubris oleh Arie Prasetyo dan terus tidak mengakui kalau dianya chatting-chattingan setiap hari itu dengan seorang wanita.

“Dia tetap saja masih chatting-chattingan WA kepada Arie bahwa dirinya sudah tahu wanita yang selama berbulan-bulan selalu chatting-chattingan dengannya setiap hari berjam-jam, seperti tidak kenal waktu adalah TS,”paparnya.

“Disitu juga saya beritahu kalau TS itu berstatus istri orang. Masih punya suami dan belum bercerai, bahkan masih tinggal serumah dengan suami dan anak-anak mereka,”katanya.

”Pertanyaan saya ini tidak dijawab pak Arie, tapi beliau juga tidak membantahnya,”terangnya.

Masih belum diindahkan juga, kemudian TP melaporkan segala perbuatannya kepada Menpar Arif Yahya dan Menko Kemaritiman Luhut Panjaitan.

“Pak Arie itu begitu jumawa orangnya. Niat baik kita tidak dihargai sedikitpun padahal beliau tau saya orang media (pers), yang sudah berbulan-bulan sabar tidak memberitakan kerjaannya yang tidak genah ini. Pejabat-pejabat yang jumawa dan sombong seperti ini, harus kita lapor kepada atasannya baru kapok,”lanjutnya.

Terbukti memang, sambungnya, setelah dirinya melapor ke Menteri, chattingan yang selama ini sampai dinihari dan tidak kenal waktu secara perlahan sedikit berkurang ritmenya.

“Tapi tidak tahulah ya, mana tau mereka komunikasi dengan menggunakan handphone ataupun nomor lain,”terangnya.

“Karena rata-rata orangkan sekarang punya dua HP dan dua nomor. Tapi ini azas praduga tidak bersalah lho. Saya tidak menuduh,”ujarnya sambil tertawa.

”Kepada pak Menpar dan pak Menko Maritim saya jelaskan, kalau saya pesimis pariwisata Danau Toba akan berkembang cepat dan pesat di bawah kepemimpinan pak Arie Prasetyo. Karena saya melihat dan nenyaksikan sendiri beberapa bulan ini beliau kerjanya berjam-jam hanya chatting-chattingan WA saja. Dari pagi hari, saat jam kerja sampai Iarut malam. Bahkan pernah saat beliau sedang menghadiri acara resmi,”terang TP.

Kalau waktu, pikiran dan tenaga Arie Prasetyo tersita karena chattingan dengan TS mana bisa memikirkan kemajuan wisata Danau Toba.

Terkait masalah ini, Dirut BPODT Arie Prasetyo membantah kenal dengan TS.

“Abang, saya tidak kenal ibu TS. Bagaimana saya mau chat bang, orangnya saja saya tidak kenal.Tidak punya no Hp nya,”gumam Arie.

Namun ketika bertanya kalau informasi itu tidak benar apakah Arie Prasetyo akan menuntut dan melaporkan TP karena sudah mencoreng nama baiknya sebagai Dirut BPODT?

Arie menjawab singkat.

“Saya rasa tidak usah bang, banyak tugas saya yang harus saya selesaikan di Danau Toba,”kilahnya.

Terpisah, ketika dimintai tanggapan atas klarifikasi Arie Prasetyo yang menyatakan tidak mengenal TS, TP menanggapi.

“Itu hak dia dan hak mereka berdua membantah saling kenal. Tapi saya juga tidak mungkin membuat Iaporan ini kalau tidak memiliki bukti,”jawab TP. (mc/tim)