Pimpinan Pondok Pesantren Jabal Noor, KH. Zulfiqar Hajar, LC mengaku bangga dikunjungi Kapolda Sumut, Irjen Pol Paulus Waterpauw.
Pimpinan Pondok Pesantren Jabal Noor, KH. Zulfiqar Hajar, LC mengaku bangga dikunjungi Kapolda Sumut, Irjen Pol Paulus Waterpauw.

Berita Medan – Pimpinan Pondok Pesantren Jabal Noor, KH. Zulfiqar Hajar, LC mengaku bangga dikunjungi Kapolda Sumut, Irjen Pol Paulus Waterpauw.

Pernyataaan tersebut diungkapkan KH. Zulfiqar Hajar, LC saat menerima kunjungan Kapolda Sumut, Irjen Pol Paulus Waterpauw yang didampingi Dir Intelkam Polda Sumut, Dir Binmas, Dir Pamobvit, Dansat Brimob, Kabid Humas, Kabid Keu, Koorspripim, Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr Dadang Hartanto SH SIK MSi dan Kapolsek Sunggal, Kompol Wira Prayatna SH SIK MH.

“Kedatangan Kapolda Sumut dan jajaran menjadi kebanggan bagi santri maupun santriwati. Oleh sebab itu, selaku pimpinan Pondok Pesantren, saya mengucapkan terima kasih atas kedatangan Pak Kapolda beserta rombongan,” kata KH. Zulfiqar Hajar, LC, saat menerima kunjungan Kapolda Sumut di Pondok Pesantren Jabal Noor, Jalan Sei Mencirim, Kecamatan Sunggal Deliserdang seperti dihimpun makobar.com, Jumat (13/4/2018).

Baca Juga: Kapoldasu Irjen Paulus Waterpauw Pimpin Sertijab 4 Pejabat Utama dan 2 Kapolres

Disebutkannya, kedatangan orang nomor satu di Mapolda Sumut ke Pondok Pesantren yang diasuhnya merupakan kebanggaan tersendiri dan memberi semangat baru.

“Kunjungan Kapolda ini merupakan semangat baru bagi pengurus maupun santri/santriwati untuk memajukan pondok pesantren Jabal Noor,” sebutnya.

Senada dengan itu, Buya Syekh Ali Akbar Marbun, pimpinan Pondok Pesantren Al-kautsar Al-akbar yang hadir bersama ketua PWI Sumut, Hermansjah mengucapkan rasa terimakasihnya kepada Kapolda Sumut.

Ia berharap, silaturahmi yang terjalin dapat ditingkatkan lagi.

“Kiranya silaturahmi ini menjadi kekuatan bagi kita semua untuk bersatu, semoga silaturahmi ini dapat terjalin terus dan dapat ditingkatkan lagi,” harapnya.

Sementara itu, ustad Anhar Nasution yang hadir pada silaturahmi tersebut mengatakan bahwa dalam hidup harus dipenuhi dengan cinta kasih yaitu salah satunya dengan saling menjalin silaturahmi seperti yang dilakukan saat ini.

“Kita harus bersyukur memiliki Kapolda yang membangun silaturahmi dengan para pemimpin agama. Mudah-mudahan polri kedepannya menjadi lebih baik lagi dan terbangun kebersamaan sehingga tercipta keamanan yang menjadi kekuatan lahiriah,” katanya.

Menanggapi hal itu, Kapolda Sumut dalam arahannya menyampaikan bahwa dirinya sangat senang bisa hadir di pesantren.

Terlebih melihat antusias dari para santri maupun santriwati.

“Pada kesempatan yang indah ini, saya memohon doa dari bapak/ibu, santri dan santriwati agar polri semakin hari semakin baik demikian pula dengan pola pikir personil di fungsi manapun semakin baik dan segala hambatan dalam tugas dapat terlewati,” katanya seraya menambahkan saat ini Kapolri tengah gencar melakukan perubahan pada tubuh polri.

Dijelaskannya, terjadinya perubahan perilaku dan makna kerja anggota polri inilah yang membuat para pemimpin umat setuju bahwa polri sekarang semakin baik.

“Kami memohon koreksi apabila ada hal-hal yang belum maksimal kami lakukan karna kami hanyalah manusia biasa yang tidak luput dari kesalahan. Saya selalu mengingatkan kepada anggota di jajaran bahwa kita ada karna adanya masyarakat. Jadi layanilah masyarakat dengan sesungguhnya,” jelas mantan Kapolda Papua ini.

Selain itu, Kapolda menuturkan, bahwa beliau telah menekankan kepada anggota untuk selalu bekerja dengan hati dan bangun terus silaturahmi.

“Jika polri dan pemimpin umat telah menjadi satu maka masyarakat akan bahagia melihatnya,” tutur alumnus Akpol tahun 1987 ini.

Ditambahkannya, terkait tugas-tugas polri, untuk pelaksanaan pilkada Sumut 2018 hingga saat ini wilayah masih aman.

“Aktivitas kegiatan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur berjalan dengan aman dan lancar. Keberadaan kami sebagai Polri tetap menjaga netralitas,” tambahnya.

Sebelum mengakhiri, mantan Wakil Kepala Badan Intelejen Mabes polri ini meminta kepada para pemimpin umat agar mengajak masyarakat untuk tidak golput dan memberikan hak suara mereka.

“Dan mari bersama-sama menjaga situasi kamtibmas sampai saat pemungutan suara sehingga situasi wilayah Sumut tetap aman dan tertib,” pinta Kapolda. (mc/Jam)