Berita Medan, makobar – Seorang pelaku pencurian dengan kekerasan (Curas) di Jalan Pringgan, Bandar Kalipah, Kecamatan Percut Sei Tuan tewas dihajar massa.

Tersangka yang belakangan diketahui bernama Ramadona (21) warga Jalan Pendidikan Dusun 2, Desa Bandar Setia, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang ini tewas di Rumah Sakit Bhayangkara setelah dihajar massa di lokasi kejadian.

“Tersangka beraksi di Jalan Pringgan, Titi Sewa, desa Bandar Kalipah, kecamatan Percut Sei Tuan pada hari Jumat 16 Agustus 2019 bersama tiga rekannya yang saat ini masih diburu,” ujar Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Aris Wibowo SH SIK MH didampingi Kanit Reskrim, Iptu MK Daulay menjawab Makobar.com, Sabtu (17/8/2019).

Saat beraksi, lanjut dijelaskan Kapolsek, tersangka berhasil membawa kabur sepeda motor milik Haris Pradana (21) warga Jalan Bejo Gang Supar Desa Bandar Kalipah, Kecamatan Percut Sei Tuan setelah menendang korban.

“Jadi, tersangka bersama rekannya yang telah membuntuti langsung menendang korban. Setelah terjatuh ke aspal, sepeda motor korban dilarikan oleh pelaku,” jelas Kompol Aris.

Namun, ditambahkannya, korban yang tidak terima langsung meneriaki para tersangka.

“Nah, teriakan itu mengundang perhatian warga yang langsung melakukan pengejaran,” tambah Kompol Aris.

Tidak berapa lama melakukan pengejaran, korban bersama warga berhasil meringkus seorang tersangka setelah terjatuh dari sepeda motor karena ditendang warga.

“Di situ, massa yang geram melihat pelaku langsung menghakiminya hingga babak belur,” imbuhnya.

Disebutkan Aris, petugas yang menerima informasi tentang adanya peristiwa tersebut langsung menuju lokasi.

“Sesampainya di lokasi, petugas langsung memboyong tersangka ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendapat perawatan,” sebutnya.

Namun naas bagi pelaku, kata Kompol Aris, akibat luka yang dialaminya karena dimasa, tersangka akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Bhayangkara pada hari Sabtu, 17 Agustus 2019.

“Saat ini, jasad korban telah dibawa pulang oleh keluarga. Pihak keluarga juga telah menandatangani surat pernyataan tidak akan menuntut pihak mana pun atas kematian korban akibat ulahnya tersebut,” pungkas orang nomor satu di Mapolsek Percut ini. (mc/Jam)