Home / Internasional

Sabtu, 1 Mei 2021 - 10:55 WIB

China Peringati Kapal Perusak AS Intai dari Dekat Kapal Induk Liaoning,

 Kapal Perang Amerika Serikat Bermanuver di Selat Taiwan Tiongkok Tingkatkan Kewaspadaan (ANTARA/HO-China Military/mii)

Kapal Perang Amerika Serikat Bermanuver di Selat Taiwan Tiongkok Tingkatkan Kewaspadaan (ANTARA/HO-China Military/mii)

makobar.com – Provokasi jarak dekat seperti yang kapal perang AS lakukan bisa mengakibatkan kesalahan penilaian dan kecelakaan, Song Zhongping, pakar militer China, mengatakan kepada Global Times.

“AS lah yang melanggar aturan dan regulasi terkait yang disepakati kedua negara, dan jika terjadi kecelakaan, AS akan bertanggungjawab,” ujar Song.

China memperingatkan kapal perang AS yang mengintai kelompok tugas kapal induk Liaoning saat mengadakan latihan di dekat Pulau Taiwan dan di Laut China Selatan baru-baru ini.

Ketika Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) mengadakan latihan.

Baca Juga  China Diskriminasi dan Eksploitasi Muslim Etnis Uighur

Kapal perusak AS USS Mustin berulang kali melakukan pengintaian jarak dekat terhadap kelompok kapal perang Tiongkok.

“Tindakan yang sangat mengganggu kegiatan latihan kapal perang China, dan secara serius mengancam navigasi dan keselamatan kapal dari kedua sisi, membuat pergerakan AS sangat tidak bisa diterima,” kata Kolonel Senior Wu Qian, juru bicara Kementerian Pertahanan China, Kamis (29/4), seperti dikutip Global Times.

Saat itu, menurut Wu, kapal perang China memperingatkan kapal perusak AS itu pergi, dan Kementerian Pertahanan China telah mengajukan pernyataan tegas kepada Amerika Serikat.

Baca Juga  Perangi Hoax! Google Kucurkan Dana € 25 Juta

Pernyataan Wu muncul setelah seorang pelaut Angkatan Laut AS mengunggah beberapa foto kapal induk Liaoning.

Saat sedang melakukan latihan lepas landas dan pendaratan jet tempur J-15 di Laut China Selatan pada pertengahan April lalu.

Sejak Presiden Joe Biden memerintah, aktivitas kapal perang AS yang dekat dengan perairan China.

Telah meningkat lebih dari 20% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, dan lebih dari 40% untuk pesawat pengintai, ungkap Wu.

 

Share :

Baca Juga

Internasional

Diprediksi Pangeran Charles Bakal Jadi Raja Inggris

Internasional

China ‘Kebakaran Jenggot’, PBB akan Bahas Muslim Uighur

Internasional

AS Pantau Roket yang Tak Terkendali yang Bahayakan Penghuni Bumi

Internasional

Mengerikan! Kasus Virus Corona di India Tembus 20 Juta
China Terjunkan Kapal Induk Shandong ke Laut China Selatan

Internasional

China Terjunkan Kapal Induk Shandong ke Laut China Selatan
Juventus Menanti Aksi Cristiano Ronaldo di Kampung Halaman

Internasional

Liga Champion, Juventus Menanti Aksi Cristiano Ronaldo di Kampung Halaman

Internasional

6 Pengunjuk Rasa Tewas, Myanmar Mencekam!

Internasional

Memanas! Amerika Serikat Usir 10 Diplomat Rusia