Home / LIngkungan

Senin, 5 April 2021 - 13:26 WIB

Bronjol Taman Polonia Gagal Dibongkar, Masyarakat Sesalkan Komunikasi Pemerintah Kota Medan dan BWS

makobar.com – Sesuai dengan siaran press Humas Pemko Medan, terkait berita pembongkaran Bronjol Taman Polonia yang memakan Sempada Sungai Deli, yang dijadwalkan hari ini, Senin (5/4). Pada kenyataan gagal dilaksanakan.

Dari pantauan pelaksanaan pembongkaran bronjol yang diagendakan hari ini, yang berlangsung di Taman Polonia Medan, Kecamatan Medan Polonia. Team makobar.com tidak melihat aktifitas pembongkaran yang dilakukan pihak Pemko Medan. Di lokasi pembangunan bronjol hanya terlihat pihak BWS II, serta pihak Kecamatan Medan Polonia

Saat ditanya terkait berita pembongkaran yang sudah tersebar di berbagai media yang dijadwalkan hari ini, Camat Medan Polonia dan Balai Wilayah Sungai Sumatera II yang diwakili M Agus tampak binggung untuk menjawabnya.

M Agus Kepala Bidang Pengawasan Balai Wilayah Sungai Sumatera II menerangkan bahwa pembongkaran belum bisa dilaksanakan karena masih harus menjalankan prosedur adminitrasi.

“kalau menurut aturan pembangunan bronjol yang dilakukan taman polonia telah menyalahi Permen 28 tahun 2015 kementrian PUPR, karena pembangunan bronjolnya di badan sungai. BWS II sudah melayangkan surat pembongkaran pertama pada tanggal 24 maret, Apabila pengelolah tidak juga melakukan pembongkaran pada hari ini, BWS akan kembali melayangkan surat kedua agar bangunan bronjol dibongkar.”kata Agus.

Bronjol Taman Polonia Yang Memakan Sempadan Sungai Deli Masih Berdiri Tegak

Bronjol Taman Polonia Yang Memakan Sempadan Sungai Deli Masih Berdiri Tegak

Sementara Lukmas Hakim Siagian, masyarakat yang tinggal tepat di seberang pembangunan bronkol taman polonia mengatakan, bahwa selaku masyarakat yang telah membaca pemberitaan pembongkaran yang akan dilakukan pada senin pagi, sangat kecewa atas apa yang terjadi.

Baca Juga  10 Hewan dengan Gigitan Terkuat di Bumi

“Selaku masyarakat, kita sangat kecewa dengan apa yang terjadi terkait berita pembongkaran yang dilakukan Pemko Medan. Tidak seharusnya Pemko Medan yang telah menjadwalkan pembongkaran hari ini, namun gagal membongkar karena masih ada proses administrasi yang harus dijalankan membuat kinerja lintas sektor antara Pemko Medan dan BWS kita pertanyakan,” Ujar lukman.

“Ini ada komunikasi yang tidak baik antara bawahan Walikota Medan Bobby Nasution dan BWS II. Jangan karena proses adminitrasi bisa menggagalkan proses pembongkaran bronjol. Kita tau proses adminitrasi di pemerintahan sangat bertele-tele, secapatnya adminitrasi harus diselesaikan, karena kalau cura hujan tinggi, akan menjadi masalah yang besar lagi dilingkungan masyarakat. Apalagi proses pembangunan bronjol yang dilakukan pihak taman polonia sudah melanggar Permen 28 Tahun 2015, tentang penetapan garis sepadan sungai dan sepadan danau.”tutur lukman.

Lukman menambahkan bukan saja pembongkaran, pemerintah harus memberi sanksi kepada pihak pengelolah taman polonia yang telah melakukan pengrusakan sempadan sungai.

“Mereka sudah melakukan pengrusakan dan pelanggaran, pemerintah harus tegas menegakkan aturan yang adah, bila perlu proses pidana harus ditegakkan,”ungkap lukman.

Walikota Medan Bobby Nasution Meninjau Pembangunan Yang Memakan Sempadan Sungai Deli

Walikota Medan Bobby Nasution Meninjau Pembangunan Yang Memakan Sempadan Sungai Deli

Sebelumnya, Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution SE MM meninjau pembangunan bronjong di Taman Polonia Indah yang telah melanggar Peraturan Wali Kota dan peraturan berlaku, Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution SE MM langsung menindaklanjutinya. Orang nomor satu di Pemko Medan tersebut langsung meninjau ke lokasi, Senin (22/3). Ternyata, laporan masyarakat terbukti, bangunan bronjong yang tengah dalam proses pembangunan ini memakan badan sungai sehingga menyebabkan terjadinya penyempitan.

Baca Juga  Kepala OPD dan Camat Tandatangani Perjanjian Kinerja Dengan Wali Kota Medan

Setibanya di lokasi, Wali Kota didampingi Kadis Perumahan Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang (DPKPPR) Kota Medan Benny Iskandar langsung menyusuri pinggiran Sungai Deli. Saat itu, para pekerja terlihat tengah membangun bronjong. Sebagian pinggiran sungai tampak sudah selesai dicor semen. Pembangunan bronjong telah memakan sempadan sungai. Kondisi itu sangat meresahkan warga sekitar, sebab sungai mengalami penyempitan sehingga rentan memicu terjadinya banjir karena ruas sungai menjadi kecil sehingga tidak mampu menampung debit air saat hujan deras turun.

Wali Kota langsung mendatangi para pekerja dan menanyakan siapa yang menyuruh membangun bronjong tersebut. Tak satupun pekerja yang mengetahuinya, mereka hanya tahu untuk mengerjakan pembangunan bronjong tersebut saja. Sementara itu, menurut petugas sekuriti Taman Polonia, pembangunan bronjong dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya longsor. Tak ingin pembangunan bronjong berlanjut, Wali Kota kemudian menginstruksikan kepada pihak terkait untuk menghentikan sementara pembangunan tersebut. Selain melanggar aturan, pembangunan bronjong tersebut juga tanpa izin. Ditambah lagi, sesuai aturan PP No.8/2011 tentang Sungai, tidak diperkenankan mendirikan bangunan di sempadan sungai. Garis sempadan sungai tidak bertanggul di dalam kawasan perkotaan Pasal 8 ayat (2) huruf a ditentukan paling sedikit berjarak 10 meter dari tepi kiri dan kanan palung sungai sepanjang alur sungai.

(mc/an) 

Share :

Baca Juga

LIngkungan

KOPASUDE Lakukan Penanaman dan Perawatan Pohon di Hutan Kota
17 Kelompok Tani Hutan Konservasi Teken Perjanjian Kerja Sama dengan BBTNGL

LIngkungan

17 Kelompok Tani Hutan Konservasi Teken Perjanjian Kerja Sama dengan BBTNGL
KOPASUDE Lakukan Pendataan Sampah yang Berada di Kawasan Sungai Deli

LIngkungan

KOPASUDE Temukan 74  Pembuangan Sampah di Sungai Deli
Khadijah Sharaswaty Indonesia (KSI) Laksanakan Edukasi Sadar Lingkungan Dengan Aksi Bersih Susur Sungai Deli

LIngkungan

Khadijah Sharaswaty Indonesia (KSI) Laksanakan Edukasi Sadar Lingkungan Dengan Aksi Bersih Susur Sungai Deli

LIngkungan

PT TPL Sabet Penghargaan Proper Nasional dari Kementerian LHK
Viral Foto Penyembelihan Kambing Hutan Langka Beredar di Sosmed

LIngkungan

Viral Foto Penyembelihan Kambing Hutan Langka Beredar di Sosmed

LIngkungan

Food Estate Langgar Kaidah Akademis
10 Hewan dengan Gigitan Terkuat di Bumi (foto: discoverwildlife.com)

Artikel

10 Hewan dengan Gigitan Terkuat di Bumi