Suasana kepanikan terjadi di ruang Media Centre yang disiapkan untuk peliputan ngunduh mantu putri Presiden RI Joko Widodo (foto/ist)
Suasana kepanikan terjadi di ruang Media Centre yang disiapkan untuk peliputan ngunduh mantu putri Presiden RI Joko Widodo (foto/ist)
makobar.com – Boom !!! Ada Ledakan di Media Centre, Acara Bobby/Kahiyang Heboh

MEDAN – Suasana kepanikan dan heboh terjadi di ruang Media Centre yang disiapkan untuk peliputan ngunduh mantu putri Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), Bobby Nasution-Kahiyang Ayu di Kompleks Ruko OCBC Ringroad Jalan Gagak Hitam, Medan, pada Kamis (23/11/2017) malam, situasi tersebut disebabkan suara ledakan terdengar beberapa kali, sehingga padamnya arus listrik sekitar pukul 19.26 WIB.

Tidak berhenti di sana, percikan api pun perlahan muncul di bagian langit-langit depan media centre. Kondisi ini membuat puluhan jurnalis yang sedang berada di dalam ruangan berlarian keluar. Mereka juga membawa barang-barang mereka untuk diselamatkan.

Kepanikan dan suasana heboh tidak hanya dirasakan para jurnalis, tapi juga sejumlah Anggota TNI yang ada di lokasi juga tampak sibuk mengamankan lokasi. Sejumlah Anggota TNI pun ikut memadamkan api dengan menggunakan tanah. Beruntung, api tidak sempat membesar dan langsung bisa dipadamkan.

Supervisor Operasi Distribusi PLN Area Medan Andi Arianto mengatakan, ledakan dan percikan api itu disebabkan satu dari tiga jalur kabel yang ada terbakar.”Penyebabnya beban kita nambah sehingga panas kabel makin besar, Dan ini kan tertutup jadi udara sedikit yang masuk sehingga panas menumpuk. Itu perkiraan sementara,” ujarnya, Kamis (23/11/2017).

Baca Juga :

Dari pengamatan dilokasi, tidak hanya media centre, ledakan tersebut juga menyebabkan padamnya listrik di beberapa ruko yang ada di bagian kanan kirinya.

“Kondisi ini tidak pernah diduga sebelumnya, dan kita telah melakukan pemeriksaan terhadap kondisi ruko yang digunakan sebagai media centre itu sebelumnya,” ungkap Andi.

“Sebelumnya kami periksa. Tapi ini daya aslinya nggak bisa nampung. Kabel ini bukan PLN yang sediakan, tapi dari rukonya. Nanti kami bantu dan supply,” kata Andi Arianto, seraya menambahkan, pihaknya dapat segera mengatasi kondisi tersebut. (mc/cu)