Berita Medan – Terkait gugatan bakal calon Gubernur Sumatera Utara, Jopinus Ramli (JR) Saragih, di Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) Medan akan memasuki tahap akhir.

Pasalnya, hari Selasa (27/3) besok merupakan sidang terakhir gugatan JR Saragih dengan agenda pembacaan putusan dari majelis hakim.

Kuasa hukum JR Saragih (penggugat), Ikhwaluddin Simatupang, mengaku optimis gugatan-gugatan yang diajukan pihaknya akan diterima.

“Kita optimis menang karena kita telah menyampaikan fakta-fakta yang benar dalam persidangan sebelumnya (keterangan saksi-saksi) dan itu sesuai dengan perundang-undangan,” kata Ikhwaluddin.

Ketika disinggung apakah sidang putusan besok akan dihadiri langsung oleh JR Saragih, Ikhwaluddin mengaku tidak tahu. “Belum tahu dan kita tidak tahu apakah beliau akan hadir,” sebutnya.

Sama halnya dengan pihak penggugat, pihak tergugat yakni KPU Sumatera Utara juga mengaku yakin gugatan-gugatan yang diajukan pihak JR Saragih akan ditolak oleh majelis hakim.

“Kita optimis PTTUN akan menolak gugatan pihak tergugat. Karena bukti-bukti dan saksi-saksi yang kita sampaikan itu benar,” kata Komisioner KPU Sumut, Iskandar Zulkarnain.

Lanjut Iskandar, KPU Sumut cukup yakin gugatan akan ditolak karena JR Saragih telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemalsuan dokumen pendaftaran pencalonan Pilgubsu 2018

“Menurut saya itu ada kaitannya. Makanya kami masukkan dokumen pendaftaran JR kemarin sebagai bukti dalam sidang PTTUN. Karena dokumen itu mengapa kami tetapkan pasangan JR-Ance TMS (tidak memenuhi syarat),” ucapnya.

“Namun intinya, apapun putusan di PTTUN nanti kita tetap akan hormati,” pungkas Komisioner KPU Sumut divisi hukum itu.