Home / Health / News / Tekno

Selasa, 2 Maret 2021 - 12:15 WIB

Bahaya Vape bagi Kesehatan Tubuh yang Perlu Anda Ketahui

Bahaya Vape bagi Kesehatan Tubuh yang Perlu Anda Ketahui

Bahaya Vape bagi Kesehatan Tubuh yang Perlu Anda Ketahui

makobar.com – Bagi para perokok aktif, vape di stimulan kan sebagai solusi untuk berhenti merokok karena dianggap lebih aman dari rokok konvensional. Tapi tunggu dulu, ternyata kandungan kimia yang terdapat pada liquid vape tidak kalah berbahayanya bagi kesehatan kita.

Dikutip dari Klikdokter.com. Tidak dimungkiri, zat kimia yang terkandung di dalam vape memang tidak sebanyak rokok tembakau. Misalnya, kandungan nikotin di dalam vape lebih sedikit dibanding rokok tembakau. Begitu pula dengan kandungan tar dan karbon monoksida di dalamnya.

Kendati demikian, bahaya vape bagi kesehatan tetaplah ada. Pasalnya, vape tidak sepenuhnya terlepas dari zat kimia berbahaya yang mengancam kesehatan jiwa dan raga.

Berikut ini adalah beberapa bahaya vape yang wajib Anda ketahui:

1. Menyebabkan Kecanduan

Nikotin yang terkandung di dalam vape dapat menimbulkan efek kecanduan. Maka dari itu, Anda mungkin bisa berhenti merokok tembakau, namun menjadi kecanduan terhadap vape.

Jadi, bahayanya bagi kesehatan tak jauh berbeda, karena pada dasarnya vape mengandung zat kimia yang bisa menimbulkan efek buruk bagi tubuh.

Penelitian pun membuktikan, remaja yang mencoba vape memiliki kemungkinan untuk juga mencoba rokok tembakau. Efek buruk yang timbul akibat perilaku ini bisa jauh lebih parah.

 

2. Menyebabkan Penyakit Jantung

Meski tidak sebanyak rokok tembakau, zat nikotin yang terkandung dalam vape tetap dapat menimbulkan gangguan pada pembuluh darah arteri. Kondisi ini bisa mempengaruhi kerja jantung, sehingga meningkatkan risiko penyakit jantung di kemudian hari.

Baca Juga  Bersama Mak Beti, Sandiaga Uno Kunjungi Agrowisata Paloh Naga

 

3. Meningkatkan Risiko Penyakit Paru

Layaknya rokok tembakau, vape digunakan dengan cara diisap. Hal ini tentu dapat mempengaruhi kesehatan paru-paru secara langsung.

‘Faktanya, zat kimia yang terkandung di dalam vape bisa menimbulkan reaksi peradangan dan kerusakan jaringan paru.

Sebuah penelitian menyatakan bahwa vape bisa mengganggu fungsi regenerasi sel paru, sehingga menjadi lebih rentan terhadap infeksi bakteri tertentu.

 

4. Meningkatkan Risiko Kanker

Bahaya vape yang juga mengkhawatirkan adalah meningkatkan risiko terkena kanker. Nikotin cair beserta zat pelarut formaldehid, propilen glikol, gliserin, dan dieter glikol jika dipanaskan akan menghasilkan zat nitrosamine.

Zat tersebut bersifat karsinogenik, yang jika dihirup secara terus-menerus dapat meningkatkan risiko kanker.

 

5. Membahayakan Orang Sekitar

Membahayakan Orang Sekitar Paparan nikotin pada orang lain dapat menimbulkan kecanduan. Pada anak, hal ini dapat menimbulkan gangguan perkembangan otak.

Selain itu, paparan nikotin pada ibu hamil juga dapat memengaruhi kesehatan janin dalam kandungan.

 

6. Mempengaruhi Perkembangan Otak

Bahaya vape lainnya adalah dapat memengaruhi perkembangan otak permanen bagi remaja, khususnya mereka yang masih di bawah usia 25 tahun.

Hal tersebut terjadi karena kandungan nikotin dalam vape dapat memperlambat perkembangan otak dengan memengaruhi memori, konsentrasi, pengendalian diri, dan suasana hati.

 

7. Menyebabkan Gangguan pada Janin

Baca Juga  PermataBank dan Astra Life Luncurkan AVA iFamily Protection di Permata Mobile X

Kesehatan janin dalam kandungan lebih berisiko pada ibu hamil yang menghirup vape maupun yang hanya terpapar asapnya secara terus-menerus.

Pasalnya, paparan nikotin dan zat-zat kimia lain dalam vape dapat mengganggu perkembangan janin, bahkan berisiko menimbulkan kelainan bawaan saat lahir.

 

8. Merusak Gigi dan Gusi

Vape juga berbahaya bagi gigi dan gusi Anda. Beberapa penelitian menunjukkan, vape dapat mengiritasi gusi dan membuat orang lebih rentan mengalami kerusakan gigi.

Dalam sebuah penelitian tahun 2016 juga ditemukan bahwa vape bisa meningkatkan risiko berbagai penyakit mulut.

 

9. Menyebabkan Mulut Kering

Selain merusak gigi dan gusi, bahaya rokok vape juga bisa membuat mulut Anda kering. Keadaan ini terjadi karena salah satu kandungannya, yaitu propilen glikol.

Zat kimia tersebut sebenarnya tidak berbahaya, karena bisa ditemukan dalam makanan. Tapi, jika mengalami proses pemanasan dan menjadi uap, maka dapat membuat jaringan lunak di mulut menjadi kering.

Keringnya mulut juga meningkatkan risiko bau mulut (halitosis), sariawan, dan masalah lainnya.

 

10. Menyebabkan Keracunan pada Anak-anak

Bahaya menggunakan vape juga dapat dirasakan oleh anak-anak. Hal ini terjadi jika pengguna vape menyimpan cairan (liquid) secara sembarangan, sehingga berpotensi dijangkau dan dikonsumsi oleh anak-anak lantaran memiliki aroma yang menarik.

Anak yang mengonsumsi cairan vape dapat mengalami keracunan. Kondisi ini mesti segera diatasi, guna menghindari komplikasi yang fatal. (mc/yud) 

Share :

Baca Juga

Innalillahi! Anton Medan Tutup Usia

News

Innalillahi! Anton Medan Tutup Usia

News

PWI Sumut Intensifkan Kerjasama PWI Pusat dan Dewan Pers
Kapolda Sumut Pastikan Keamanan Ibadah Paskah di Gereja Katedral

News

Kapolda Sumut Pastikan Keamanan Ibadah Paskah di Gereja Katedral
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi

News

Gubernur Sumut Bilang Jangan Sungkan Beri Saran dan Masukan
Kapolda Sumut Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Toba 2021 (foto:ist)

News

Kapolda Sumut Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Toba 2021

Ekonomi

Harga Emas Antam Turun Rp3.000 Per Gram
Danjen Akademi TNI, Marsdya. TNI Tamsil Malik

News

Danjen Akademi TNI dan Wali Kota Medan Tinjau Fasilitas Latsitarda Nusantara XLI

News

Luar Biasa! Seorang Polisi Berseragam Lengkap Rela Jualan Koran di Jalanan