Home / Internasional

Minggu, 26 Juli 2020 - 12:24 WIB

AS dan Inggris Tuduh Rusia Uji Senjata Anti-Satelit di Luar Angkasa

makobar.com – Pihak Amerika Serikat (AS) dan Inggris menuding Rusia melakukan propaganda di luar angkasa.

Tuduhan ini muncul setelah Rusia melakukan uji coba penembakan senjata anti-satelit di ruang angkasa. Namun Rusia membantah tudingan itu.

Moskow merspons setelah Komando Luar Angkasa AS pada hari Kamis itu, menuduh Negeri Beruang Merah itu melakukan uji coba penembakan senjata anti-satelit di ruang angkasa

Dan memperingatkan bahwa ancaman dari sistem ruang angkasa AS justru semakin nyata, serius dan meningkat (real, serious and increasing).

Kepala Direktorat Antariksa Inggris, Air Vice-Marshal Harvey Smyth, juga menanggapi aksi Rusia itu dalam akun Twitternya

Dengan mengatakan bahwa tindakan semacam ini mengancam penggunaan ruang angkasa secara damai.

Kementerian luar negeri Rusia bersikeras pada komitmen Moskow tetap pada komitmen

Mendukung ruang angkasa untuk digunakan secara non-diskriminatif, untuk studi dan tujuan damai.

“Kami menyerukan rekan-rekan AS dan Inggris untuk menunjukkan profesionalisme dan alih-alih melakukan,”

“Serangan informasi propaganda, duduklah untuk pembicaraan,” kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan, Jumat seperti dilansir Al Jazeera.

AS mengatakan Rusia melakukan uji non-destruktif senjata anti-satelit berbasis ruang.

“Jelas ini tidak dapat diterima,” ujar negosiator perlucutan senjata AS Marshall Billingslea di akun Twitternya.

Ia menambahkan bahwa itu akan menjadi masalah utama yang dibahas minggu depan di Wina, di mana ia sedang dalam pembicaraan tentang penerus perjanjian perjanjian START Baru.

Perjanjian itu membatasi hulu ledak nuklir AS dan Rusia – dua negara adidaya era Perang Dingin.

Kementerian Luar Negeri Rusia mengatakan tes yang dilakukan oleh kementerian pertahanan negara itu pada 15 Juli

Tidak menciptakan ancaman bagi peralatan ruang angkasa lainnya dan yang paling penting, tidak melanggar norma atau prinsip hukum internasional.

Sebaliknya menuduh AS dan Inggris bergerak untuk mengembangkan persenjataan anti-satelit.

“AS dan Inggris secara diam-diam melakukan uji coba sendiri,” katanya.

Share :

Baca Juga

Internasional

India vs China Memperkuat Militernya di Perbatasan

Internasional

Pasukan Siber Korut Incar Perbankan, E-commerce dan Korporasi
Dukung Pengembangan Vaksin Covid-19 Oxford Inggris Siapkan Dana Rp 1,5 Triliun

Internasional

Dukung Pengembangan Vaksin Covid-19 Oxford Inggris Siapkan Dana Rp 1,5 Triliun
Sungai Mekong

Internasional

Perairan Sungai Mekong Bakal Jadi Arena Baru Konflik Baru AS dengan China
Harta Kekayaan Elon Musk Capai Rp 1.000 Triliun

Entertainment

Harta Kekayaan Elon Musk Capai Rp 1.000 Triliun