Home / Uncategorized

Selasa, 16 Maret 2021 - 10:38 WIB

Almarhum Anton Medan, Preman Insyaf yang Jadi Pendakwah Kondang

makobar.com – Ramdhan Effendi, atau yang biasa disapa Anton Medan, meninggal dunia hari ini. Semasa hidupnya, Anton Medan dikenal sebagai preman yang kemudian bertobat hingga menjadi mualaf pada tahun 1992. Bagaimana kisahnya?

Dikutip dari detik.com, dunia hitam pernah menjadi masa lalu pernah dengan nama Tionghoa Tan Hok Liang ini. Anton Medan pernah masuk ke Kalijodo pada 1972-1979. Setelah itu, dia dipenjara selama 12 tahun. Bebas pada 1986, Anton kembali ke Kalijodo pada 1988. Anak buahnya menyewa lapak ke Daeng Aziz sebanyak tiga titik.

Anton membuka kawasan perjudian yang disebutnya kasino. Ada roullete, dadu koprok, ta shiao, dan kartu cap jie kia. Rata-rata omzetnya bila dikonversi dengan nilai rupiah saat ini adalah Rp 1,5 miliar per hari. Namun pada akhirnya Anton Medan memilih menjadi mualaf pada 1992.

Baca Juga  Harga Emas Antam Naik Rp7.000 Per Gram

“Setelah saya masuk Islam tahun 1992, saya sudah nggak ada urusan lagi dengan judi di sana,” cerita Anton saat berbincang dengan detikcom, Senin (22/2/2016).

Setelah menjadi mualaf, hidupnya berubah 180 derajat. Anton Medan pun menjadi sosok pendakwah dan bergabung dengan Persatuan Islam Tionghoa (PITI).

Sejak keluar dari penjara pada 1992, Anton Medan banyak mengabdikan hidupnya untuk membantu para narapidana (napi) dan bekas napi.

Sebab, dia berpikir, untuk membenahi penjara dan penghuninya tidak cukup dilakukan oleh pemerintah saja. Perlu peran serta masyarakat untuk membantu nasib para napi. Dia mengistilahkan hidupnya seperti Al-Qur’an yang sudah khatam, karena ceramahnya berisi semangat kepada mereka yang ingin meninggalkan dunia hitam. Ia juga mendirikan rumah ibadah yang diberi nama Masjid Jami’ Tan Hok Liang.

Selain itu, Anton Medan dikenal sebagai pembela Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok. Anton Medan saat itu mengaku dia melihat ada niat baik dari Ahok untuk memperbaiki Jakarta.

Baca Juga  Polsek Patumbak Laksanakan Vaksinasi Massal Dalam Rangka HUT ke-75 Bhayangkara

“Ahok ini orang baik, dia tidak punya dosa masa lalu,” terang Anton Medan, yang juga dikenal sebagai ustaz dan pengelola pesantren di Bogor, Kamis (27/8/2015).

Anton Medan bahkan sempat ingin membentuk kelompok relawan ‘Sahabat Ahok’ pada 2016. Anton bahkan bersedia mencetak 8.000 rim formulir. Namun niat itu urung karena Ahok tak mengizinkannya.

Kini, pendakwah yang istiqomah untuk menyemangati para napi itu telah tiada. Kabar mengenai meninggalnya Anton Medan ini dibenarkan oleh Ketua Umum Persatuan Islam Tionghoa (PITI), Ipong Hembiring Putra, Senin (15/3/2021). Anton Medan wafat di kediamannya di Cibinong, Bogor.

“Benar, Pak Anton Medan meninggal dunia,” kata Ipong.

 

Sumber: detik.com

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Harga Minyak Mentah Terjatuh Sekitar 1%
Dalam Sepekan Kurs Rupiah Menguat 1,11%

Uncategorized

Kurs Rupiah Bakal Menguat di Perdagangan Selasa (13/7)
IHSG Diproyeksikan akan Bergerak Mixed

Uncategorized

IHSG Diproyeksikan akan Bergerak Mixed
Pemerintah Larang Mudik Lebaran 2021

Uncategorized

Pemerintah Larang Mudik Lebaran 2021

Uncategorized

Bursa Saham AS Berakhir Melorot Tajam

Uncategorized

IHSG Masih akan Melemah Hari Ini
Canada Day! Pendemo Tumbangkan Patung Ratu Victoria dan Elizabeth

Uncategorized

Canada Day! Pendemo Tumbangkan Patung Ratu Victoria dan Elizabeth
Korut Kutuk Malaysia dan Memutuskan Hubungannya, Ada Apa Ya?

Uncategorized

Kim Jong Un Perketat Disiplin Partai Buruh