Berita Tebingtinggi – Kepala Kepolisian Sektor Rambutan AKP Leo RE Sembiring gelar langkah monitoring sejumlah kawasan dampak Luapan Air Sungai Padang Rabu (10/10/2018).

Hingga pukul 10.30 WIB, debit air dipemukiman penduduk lingkungan I Bandar Utama dan dibeberapa titik padat penduduk Kelurahan Bandar Sakti terus naik hingga batas lutut orang dewasa.

Bersama Kepala Kecamatan Tebingtinggi Kota Manda Yulian SSTP,Danru Tagana Bamban Putra,Lurah Bandar Utama Mhd Romadhansyah Lubis SH, dan Kepala Lingkungan I,Bandar Utama Nurhayati,Leo menyisir keberapa titik rawan lokasi banjir hingga pringgan sungai besar itu.

Komunikasi Dua arah terus dilakukan.Bersama Manda dan tim pagi itu,warga tetap diberi semangat,agar tetap selalu waspada terhadap bencana banjir yang tidak dapat ditebak.

Ratmi,38 salah satu dari ratusan korban banjir yang bermukim di wilayah Bandar Utama terlihat begitu khawatir. Dibawah rintik hujan,Ibu dua anak itu mengurai rasa was-was terhadap debit air yang terus naik.

“Sungai padang menjadi parameter bagi warga,jika meluap potensi banjir semakin tinggi,artinya curah hujan dihulu deras,semoga tidak ditambah air bah.” Jelasnya.

Kapolsek AKP Leo R E Sembiring kepada Gosumut.com disela monitoring mengatakan,pihaknya tetap fokus memantau perkembangan luapan air sungai padang sembari melakukan langkah koordinasi.

“Irama air tidak dapat dibaca,langkah koordinasi tetap kita lakukan dengan berbagai elemen lokal yaitu BPPD,TNI/Polri, Tagana tetap dijalain. Kondisi terkini air di hulu sungai juga kita monitor,itu menjadi bahagian yang tak kalah pentingnya.”Kata Leo.