Panwaslu Asahan foto bersama Forkopimda.(gus)

Berita Asahan – Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kabupaten Asahan bersama perwakilan partai politik peserta pemilu, dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) mendeglarasikan tolak politik uang dan isu suku agama ras dan antar golongan (SARA), Rabu (14/2) di lapangan Adi Pradhana Polres Asahan, Kisaran.

Irfan Islami Rambe, Ketua Panwaslih Asahan mengatakan deklarasi ini merupakan bagian dari persiapan khususnya jelang Pemilihan Gubernur Sumatera Utara (Pilgubsu) yang akan dilaksanakan pada bulan Juni 2018 mendatang.

“Tentunya harapan kita bersama Pilkada serentak tahun ini jangan sampai ternodai oleh politik uang maupun isu sara agar kualitas pemimpin yang dihasilkan pada Pilkada ini baik, yang pada akhirnya untuk kepentingan kita bersama juga,” kata Ifran Islami Rambe.

Menurutnya, dua hal tersebut selalu dekat dengan masyarakat pra pemilihan. Untuk itu, pihaknya juga sudah melakukan upaya sosilisasi terhadap seluruh kalangan dan lapisan masyarakat.

“Panwaslih siap bekerja menghalau politik uang dan isu sara. Disamping itu kami akan terus melakukan sosialisasi memberikan pembelajaran kepada masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Asahan H Surya B Sc dalam sambutannya membacakan pidato Bupati Asahan memberikan apresiasi terhadap seluruh pengawas pemilu mulai dari tingkat Kabupaten sampai desa.

Dikatakannya, dengan adanya deklarasi ini merupakan upaya dan sinergitas antara penyelenggara maupun pengawas pemilu bersama stakeholder baik pemerintah, aparat penegak hukum maupun lembaga lainnya serta masyarakat untuk menciptakan pemilu dan memilih pemimpin yang berkualitas.

“Deklarasi ini harus benar benar kita wujudkan dan dilaksanakan dengan sebaik baiknya, agar terciptanya pemimpin yang berkualitas dengan proses demokrasi yang jauh dari politik uang dan isu sara,”ujarnya.

Kemudian, Wabup juga mengajak agar semua pihak dapat mengawal seluruh tahapan pilkada, selanjutnya kepada masyarakat bisa memposisikan tugas dan fungsinya masing masing.

“Pemkab Asahan juga mendukung setiap proses agar Pilkada bisa berjalan dengan baik,” tutup wabup.

Pendeklarasian tersebut ditandai dengan pembacaan naskah tolak politik uang dan isu sara oleh seluruh perwakilan partai politik dan Panwaslih dan disaksikan Pemeritah Kabupaten Asahan dan Polres Asahan. Serta penempelan cap tangan sebagai bukti penolakan politik uang dan isu sara. (mc/gus)