Berita Medan – Walikota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi membuka Rapat Kerja Pelaksanaan Program dan Kegiatan Pembangunan Kota Tahun 2018 di Hotel Grand Aston Medan, Rabu (14/2). Selain ingin mewujudkan pelaksanaan program kegiatan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta APBD Kota Medan Tahun Anggaran 2018 secara tepat waktu dan sasaran serta berkualitas, rapat ini juga dilakukan untuk mewujudkan sasaran-sasaran pembangunan kota dan penetapan kinerja sebagaimana yang direncanakan.

Di samping itu melalui rapat yang dihadiri Wakil Walikota Ir H Akhar Nasution MSi, Sekda Kota Medan Ir H Syaiful Bahri Lubis, asisten, pimpinan OPD, kepala bagian, camat, lurah dan UPT, Wali kota juga berharap agar rapat ini dapat membangun koordinasi yang baik untuk menyusun langkah-langkah strategis pelaksanakan program maupun kegiatan tahun 2018 agar sesuai yang direncanakan.

Oleh karenanya Walikota menegaskan, seluruh peserta rapat agar mengikuti rapat ini dengan sebaik-baiknya sehingga semua memahami target dan sasaran yang diinginkan, termasuk mengenali hambatan yang mungkin dihadapi terhadap program maupun kegiatan yang akan dikerjakan sehingga dapat dilakukan antisipasi ke depan.

“Jadi rapat ini sangat penting, bukan sebatas seremonial. Apalagi dalam rapat ini ada evaluasi yang dilakukan sekalian penilaian atas kinerja yang telah kalian lakukan selama ini. Dengan demikian akan diketahui apakah saudara-saudara mampu atau tidak menduduki jabatan saat ini,” katanya.

Ditegaskan Walikota, penilaian Tunjangan Tambahan Penghasilan (TTP) saat ini juga tidak akan semuda sebelumnya. Untuk ke depan, ungkapnya, penilaian harus berdasarkan hasil capaian kinerja yang telah dilakukan. “Apabila tidak memenuhi capaian kinerja, maka harus dievaluasi karena ini sesuai dengan fakta integritas yang telah saudara tandatangani pada saat pegambilan sumpah jabatan!” tegasnya.

Dalam rapat itu Wali Kota selanjutnya minta kepada sleuruh OPD agar menyusun langkah-langkah strategis guna melaksanakan tugas-tugas pendapatan daerah dan belanja daerah, supaya realisasinya selaras dengan APBD yang sudah ditetapkan. Jika target pendapatan daerah tidak tercapai, maka belanja daerah akan sangat terganggu karena pendanaannya tidak mencukuti.

Oleh karenanya Wali kota menegaskan, OPD harus berupaya memenuhi target pendapatan daerah yang sudah ditetapkan dalam APBD. “Tugas pokok OPD melaksanakan APBD secara optimal sesuai dengan tupoksi masing-masing sehingga masyarakat mendapatkan manfaat sebesar-besarnya dari pembangunan kota yang diselenggarakan,” ujarnya.

Guna mewujudkan hal itu, Walikota minta kepada seluruh OPD bekerja secara terfokus dan sesuai tupoksi masing-masing. Digarisbawahi Walikota, OPD jangan sekalipun memikirkan hal-hal lain di luar tupoksinya. “ Ingat, masyarakat luas juga mengamati dan terus mengawasi hasil kinerja kita!” tegasnya. (mc/min)