DPRD Sumut Sangat Sesalkan Soal Beras Impor

Medan – Ribuaan ton beras impor dalam waktu dekat akan masuk ke Sumatera Utara (Sumut) melalui Pelabuhan Belawan. Masuknya beras impor ini untuk upaya menstabilkan harga.

Informasi diperoleh, Selasa (12/2), sebanyak 34 ribu ton beras impor akan masuk ke Sumut melalui Pelabuhan Belawan.

“Dari jadwalnya, beras itu masuk pada 18 Februari 2018. Kami masih menunggu info perkembangannya dari Jakarta,” kata Kepala Bulog Divisi Regional (Divre) 1 Sumut, Benhur Ngkaimi.

Ribuan ton beras impor yang akan masuk itu nantinya akan dibongkar dan disimpan di gudang Bulog. “Kalau beras itu tiba, akan kita simpan ke gudang untuk stok,” ucap Benhur.

Bulog yang saat ini gencar melakukan operasi pasar bertujuan mengembalikan kestabilan harga beras di Sumut. Harga di kisaran Rp 9.500 hingga Rp 10.000 per kilogram. Pekan ini yang dipantau Disperindag Sumut rata-rata masih di kisaran Rp 11.217 per kilogram.

Kepala Dinas (Kadis) Tanaman Pangan dan Hortikulura, M Azhar Harahap mengatakan, terkait impor beras oleh pemerintah tersebut, dirinya mengungkapkan impor beras tersebut tidak mempengaruhi Sumut.

“Impor beras tidak ada berpengaruh di Sumut, karena impor itu hanya untuk cadangan pangan pemerintah, tidak untuk didrop ke pasar. Sumut ini surplus. Harga kita juga aman. Pastinya beras kita cukup, ketersediaan untuk enam bulan ke depan.”

“Karena banyak wilayah kita yang menghasilkan gabah seperti Langkat, Labura ada 15 ribu hektare, Sergai, Deli Serdang, dan daerah lainnya,” ungkapnya.(mc/min)