MEDAN – Jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung di Sumatera Utara melalui 4 (empat) pintu masuk pada bulan Desember 2017 mencapai 27.978 kunjungan, mengalami kenaikan 11,95 persen dibanding yang datang pada bulan November 2017 mencapai 24.991 kunjungan. Hal ini dikatakan kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut, Syeh Suhaimi, Selasa (13/2/2018).

Namun demikian jika dibandingkan dengan bulan yang sama tahun 2016, katanya, jumlah wisman pada bulan Desember 2017 turun 3,36 persen, dari 28.950 kunjungan pada bulan Desember 2016 menjadi 27.978 kunjungan. Periode Januari hingga Desember 2017, jumlah wisman yang berkunjung di Sumatera Utara mengalami kenaikan 12,02 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2016, yaitu dari 233.643 kunjungan tahun 2016 menjadi 261.736 kunjungan tahun 2017.

“Bulan Desember 2017, wisman dari Malaysia merupakan pengunjung yang terbanyak dengan 16.254 kunjungan atau 58,10 persen dari total wisman yang berkunjung di Sumatera Utara,”katanya.

Sedangkan jumlah penumpang domestik yang berangkat dari Sumatera Utara melalui Bandara Internasional Kualanamu selama bulan Desember 2017 mencapai 318.806 orang, naik 5,87 persen dibanding bulan November 2017 yang mencapai 301.136 orang.

“Jumlah penumpang angkutan laut antarpulau (dalam negeri) yang berangkat pada bulan Desember 2017 tercatat sebanyak 6.544 orang, naik 212,36 persen dibanding bulan sebelumnya sebanyak 2.095 orang,”katanya.

Dari sepuluh negara pasar utama wisman pada Desember 2017, Malaysia masih mendominasi jumlah wisman yang datang di Sumatera Utara yaitu 58,10 persen, diikuti oleh Singapura 8,33 persen, Tiongkok 2,13 persen, Australia 1,32 persen, India 1,13 persen, Amerika Serikat 1,12 persen, Jerman 0,99 persen, Thailand 0,94 persen, Inggris 0,75 persen, dan Belanda 0,63 persen.

“Jumlah wisman dari sepuluh negara tersebut sebesar 75,94 persen dari total kedatangan wisman di Sumatera Utara pada bulan Desember 2017. Jumlah kedatangan wisman selama Desember 2017 dari sepuluh negara utama tersebut mengalami kenaikan 25,37 persen dibanding bulan sebelumnya, sementara dari negara lainnya turun 16,31 persen,”katanya.

Persentase kenaikan terbesar terjadi pada wisman asal negara Singapura sebesar 59,42 persen. Pada periode Januari-Desember 2017, jumlah wisman dari sepuluh negara utama tersebut mengalami kenaikan 10,08 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, yaitu dari 160.931 kunjungan pada tahun 2016 menjadi 177.160 kunjungan pada tahun 2017. Persentase kenaikan tertinggi terjadi pada wisman asal negara India sebesar 31,25 persen. (mc/min)