MEDAN – Karim (20) warga Mandala Kel Tegal Sari I, Kec Medan Denai kedapatan mencuri HP milik Amah warga Griya Marelan tahap II, Titi Papan, Kec Medan Marelan.

Ujungnya, anak Mandala ini terpaksa berurusan dengan polisi. Pria pengantar air galon ini, kata
Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan, AKP NG Surbakti, Senin (12/2/2018), mengambil HP korban saat sedang mengantar air galon.

Setelah masuk ke dalam rumah, pelaku melihat HP android merk Evercroos yang sedang dicas di bawah jendela. “Dia (pelaku-red) langsung mengambil Hp dan langsung meninggalkan rumah korban,” katanya.

Korban yang sadar HPnya hilang melaporkan ke pengurus Griya, H Rusli. “Saat dilakukan pemeriksaan oleh pengurus griya bersama satpam ditemukan hp di bawah kursi mobilnya,” sambungnya.

Setelah itu, barulah satpam tersebut memboyongnya ke Mapolsek Medan Labuhan.

Namun, karena diantara korban dan pelaku sudah berdamai, pihak Polsek Medan Labuhan akhirnya melepas pelaku.“Antara tersangka dan korban sudah berdamai dan korban mencabut laporannya,” tukas Surbakti. (mc/ameq)