makobar.com – Tahun Ini, Pemprovsu akan Suntikan Modal Rp78 M ke Bank Sumut

Medan – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) akan menyuntikkan modal Rp 78 miliar kepada Bank Sumut tahun ini.

Adapun porsi saham Pemprovsu di bank pembangunan daerah itu hingga akhir 2017 berada pada level Rp 580,817 miliar atau 44,28% dari total saham. Porsi tersebut masih menempatkan Pemprovsu sebagai pemegang saham pengendali.

Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi menargetkan, suntikan modal ini bisa terealisasi pada triwulan pertama tahun ini. “Perdanya masih digodok oleh DPRD Sumut. Kami berharap bisa selesai secepatnya sehingga proses suntikan modal bisa terealisasi triwulan pertama ini,” katanya sesaat setelah Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) Bank Sumut di Medan, Sabtu (13/1/2018).

Dia mengakui, hingga akhir 2017, saham Pemprovsu tidak mengalami penambahan sejak 2015. Namun, secara komposisi, saham mengalami penurunan dari 50,66% pada 2015, menjadi 48,94% pada 2016 dan menjadi 44,28% pada 2017. Sedangkan persentase saham pemerintah kabupaten/kota menjadi 55,72%. Penurunan saham Pemprovsu ini disebabkan belum disetornya modal tambahan yang saat ini dalam proses Perda di DPRD Sumut.

Adapun dengan rencana penambahan Rp 78 miliar tersebut, bisa dipastikan komposisi saham Pemprovsu akan berubah. “Tetapi persentasenya kita belum tahu, karena pemerintah daerah juga pasti akan menambah modal,” jelas Erry.

Sebelumnya, Direktur Utama Bank Sumut Edie Rizliyanto mengungkapkan, penambahan modal ke Bank Sumut sangat penting guna mendongkrak daya saing bank itu. “Dengan modal yang banyak, tentu kami semakin leluasa dalam ekspansi bisnis,” tegasnya.[mc/min]