Mengejutkan, Busyro Cabut Gugatan Uji Materi Hak Angket di MK
Mengejutkan, Busyro Cabut Gugatan Uji Materi Hak Angket di MK

makobar.comMengejutkan, Busyro Cabut Gugatan Uji Materi Hak Angket di MK.

Jakarta – Mantan Ketua KPK Busyro Muqoddas dan kawan-kawan mencabut gugatan pasal 79 ayat 3 UU MD3 tentang hak angket dari Mahkamah Konstitusi (MK) dengan nomor perkara 47/PUU-XV/2017.

Busyro dan kawan-kawan mencabut gugatan karena kecewa dengan insiden pertemuan Ketua MK, Arief Hidayat, bersama Komisi III DPR.

“Kami sebagai warga negara termasuk teman-teman yang mewakili masyarakat sipil tadi kami mengajukan JR dengan harapan akan ada putusan yang jernih, yang benar adil dan menjauhkan dari pengaruh apapun juga. Tapi setelah ada masalah tadi, kedatangan yang bersangkutan (Arief Hidayat), ke Komisi III kami sepakat kita menjadi kecewa. Kecewa sekali dan putusannya kami menarik permohonan itu,” ucap Busyro di Gedung MK, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Kamis (7/12/2017).

Baca juga : Paripurna DPR Setujui Marsekal Hadi Tjahjanto Jadi Panglima TNI

Menurut Busyro, dengan adanya pertemuan tersebut dia yakin hasil putusan terhadap gugatannya tidak akan sesuai rasa keadilan. Dia mengatakan, pertemuan Arief dan Komisi III DPR bisa mempengaruhi putusan, apalagi putusan itu dikaitkan dengan fit and proper test.

“Kami semua melihat kedatangan yang bersangkutan ke DPR RI itu sebagai fakta yang kami memiliki rasa kekhawatiran yang cukup serius,” ujarnya.

Mengejutkan, Busyro Cabut Gugatan Uji Materi Hak Angket di MK
Mengejutkan, Busyro Cabut Gugatan Uji Materi Hak Angket di MK

Sedangkan Adnan Topan Husodo selaku penggugat, mengatakan, dengan adanya pencabutan itu, diharapkan majelis etik MK melakukan tindakan.

“Kita juga berharap majelis etik MK melakukan tindakan-tindakan yang perlu untuk kemudian menjernihkan kembali persoalan yang kemarin sempat muncul sekaligus memberikan kepastian pada masyarakat,” kata Adnan yang juga peneliti ICW ini.

Pencabutan gugatan uji materil dari MK oleh Busyro dan kawan-kawan ditanggapi santai oleh Ketua MK Arief Hidayat.

“Itu tidak masalah bagi saya,” ujar Arief di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (7/12/2017).

Arief hanya akan fokus bekerja sesuai dengan tugasnya. Arief ingin menjaga konstitusi Indonesia.

Baca juga : Tarif Tol Belawan-Tanjung Morawa Naik, Ini Rinciannya

“Yang penting saya bekerja sebaik-baiknya, khususnya menjaga konstitusi untuk kepentingan negara dan bangsa yang juga saya pertanggungjawabkan kepada Allah SWT sebagai penganut agama Islam,” ucap Arief.

Sebelumnya, menurut Busyro, dengan adanya pertemuan tersebut, dia yakin hasil putusan terhadap gugatannya tidak akan sesuai dengan rasa keadilan. Dia mengatakan pertemuan Arief dengan Komisi III DPR bisa mempengaruhi putusan, apalagi putusan itu dikaitkan dengan fit and proper test.

“Bahwa Pak Ketua, dalam hal ini saya sebut Pak Arief, bertemu dengan anggota DPR tetap tak bisa dilepaskan dari jabatan hakim,” kata Busyro di gedung MK, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (7/12).(mc/zack)

SUMBERDetik.com
BAGIKAN