Wanita yang Diarak Hingga Dilucuti Pakaiannya Ternyata Anak Yatim Piatu, Hidup Sebatangkara
Wanita yang Diarak Hingga Dilucuti Pakaiannya Ternyata Anak Yatim Piatu, Hidup Sebatangkara

makobar.com – Wanita yang Diarak Hingga Dilucuti Pakaiannya Ternyata Anak Yatim Piatu, Hidup Sebatangkara.

Dua sejoli yang akan segera menikah, RN (28) dan MA (20), dipaksa warga mengaku berbuat mesum.

Menurut keterangan dari Kapolresta Tanggerang, AKBP M Sabilul Alif, berawal dari RN yang datang ke kontrakan kekasihnya MA untuk mengantar makanan.

Namun tak lama, warga datang dan menggedor rumah kontrakan MA.

Mereka dipaksa mengaku berbuat mesum meski saat ditemui keduanya dalam kondisi berpakaian lengkap.

Dua Sejoli Diarak Bugil di Tangerang, Polisi Tangkap Lima Pelaku

RN dan MA kemudian dianiaya bahkan ditelanjangi saat diarak ke rumah RW.

Dari keterangan yang diberikan oleh Sabilul, MA merupakan wanita yang hidup sebatang kara.

Ia juga merupakan seorang yatim piatu.

Tinggal di rumah kontrakan di Cikupa lebih kurang selama satu bulan.

Sementara si pria tinggal di kawasan Tigaraksa bersama keluarganya.

Polresta Tanggerang mengamankan enam pengeroyok sepasang kekasih, R (28) dan M (20).

Kapolresta Tanggerang AKBP Sabilul Alif  menjelaskan, kasus penganiayaan yang direkam video dan beredar menjadi viral, dan pihaknya lalu langsung mencari tahu lokasi dari peristiwa memilukan tersebut.

“Kemarin saya dan petugas lainnya mengecek untuk memastikan apakah kejadian tersebut benar atau tidak. Dan ternyata memang benar telah terjadi kasus tersebut,” ujar Sabilul.

Ternyata Pasangan yang Ditelanjangi di Cikupa Tak Mesum

Kemudian, dirinya mendatangi korban untuk memastikan telah terjadi tindakan pidana penganiayaan.

Keterangan yang didapatkannya dari korban, keduanya mengalami penganiayaan, selanjutnya kedua korban menjalani visum et repertum.

“Dan memang betul hasil dari visum tersebut ada luka bengkak dan luka lebam,” ucapnya.

Selanjutnya, tiga orang pelaku, G, N, dan A yang diduga terlibat dalam penganiayaan tersebut diamankan polisi. Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap ketiganya, polisi kembali mengamankan tiga pelaku lainnya, yakni I, S, dan A.