Home / Hukum

Selasa, 18 Agustus 2020 - 23:12 WIB

2 Penyebar Hoaks di Medan Diringkus Polisi

Medan, makobar.com-Sebanyak dua pria penyebar hoaks di media sosial (Medsos) YouTube diringkus personel Satreskrim Polrestabes Medan, Selasa, (18/8/2020).

Sebelum diringkus, kedua tersangka masing-masing Joniar M Nainggolan (45), warga Jalan Pelita IV Gang Serayu No. 11 Kelurahan Sidorame Barat II, Kecamatan Medan Perjuangan dan Benni Eduward Hasibuan (39), warga Jalan Karya Gang Cimacan No. 17 Kelurahan Karang Berombak, Kecamatan Medan Barat memposting vidio hoaks di chanel YouTube JONIAR NEWS PEKAN.

Nama teratas merupakan pemilik akun YouTube JONIAR NEWS PEKAN yang memuat vidio hoaks merugikan Johannes Ginting.

Merasa dirugikan karena dalam vidio yang diunggah ke chanel YouTube, dituding menunggak pajak kendaraan pelat BK 1212 JG  sebesar Rp3,7 juta, korban langsung melaporkan peristiwa tersebut ke Mapolrestabes Medan.

Baca Juga  DF Mahasiswa Pemilik Sabu-sabu di Tanjungbalai Diringkus Polisi

“Menindaklanjuti laporan tersbut, personel Satreskrim Polrestabes Medan langsung melakukan penyelidikan,” ujar Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Martuasah Hermindo Tobing SIK MH dalam keterangan tertulisnya yang diterima makobar.com

Lebih lanjut dijelaskan mantan Kapolsek Medan Baru ini, postingan tersebut diketahui pada hari Selasa, 11 Agustus 2020 oleh M Saleh Lubis dan Hanafi Tanjung di Jalan Putri Hijau Kelurahan Kesawan, Kecamatan Medan Barat.

“Nah, setelah meminta pendapat ahli bahasa dan ITE dari Universitas Sumatera Utara (USU) serta  keterangan saksi-saksi, termasuk petugas pajak yang menyatakan korban tepat waktu membayar kewajibannya, maka kedua nama tersebut di atas ditetapkan sebagai tersangka,” jelas Kasat Reskrim.

Baca Juga  Doddy Pemilik Sabu-sabu Diringkus Satresnarkoba Polres Tanjungbalai

Saat ini, kata mantan Kasat Reskrim Polres Deliserdang ini, kedua tersangka sedang menjalani pemeriksaan di Mapolrestabes Medan.

“Keduanya diduga melanggar Pasal 45 ayat (3) Undang-undang RI No. 11 Tahun 2016 dan atau Pasal 45A ayat (1) tentang perubahan atas Undang-undang No. 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik Subs Pasal 14 ayat 1 Undang undang RI Nomor 1 Tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana dengan ancaman hukuman maksimal 6 tahun penjara,” pungkas Alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun 2005 ini. (mc/Jam)

Share :

Baca Juga

Hukum

2 Curanmor di Tanjungbalai Utara Diringkus

Hukum

Tekab Sunggal Tembak 2 Pencuri Mobil

Hukum

Satlantas Polrestabes Medan Tilang 1.619 Pengendara

Hukum

Tekab Sunggal Ringkus Pencuri Ban Lewat Undercoverbuy

Hukum

Reskrim Polsek Delitua Tembak Residivis Kasus Narkotika

Hukum

Eks Napi Asimilasi Ditangkap Tekab Tanjungbalai

Hukum

Tekab Sunggal Tembak Curas Sadis di Pujimulyo

Hukum

Polsek Sunggal Ringkus 2 dari 4 Pencuri Sepeda