Kanal Erie
Salah satu bagian kanal eri(wikipedia.org)

Berita Internasional, makobar.com – Pembangunan kanal ditujukan untuk memperlancar transportasi, menunjang sektor perdagangan, bisnis, dan lainnya.

Dengan membuat terusan, perjalanan air bisa lebih singkat, sehingga akan menunjang perekonomian.

Dilansir dari Kompas.com, Hari ini 193 tahun yang lalu, tepatnya pada 26 Oktober 1825, sebuah kanal yang dikenal dengan nama Kanal Erie mulai dibuka.

Kanal ini membentang sepanjang 584 kilometer yang menghubungkan Danau Besar (Great Lakes) dengan Samudra Atlantik melalui Sungai Hudson.

Dengan dibukanya Kanal Erie, hadir juga sistem transportasi pertama antara New York dengan danau-danau besar yang berada di Amerika Serikat. Kanal ini mampu memotong biaya transportasi yang besar.

Pembangunan

Pada awal abad ke-19, pengangkutan barang memakan waktu dan biaya yang besar.

Biasanya, mereka menggunakan transportasi yang ditarik dengan kuda dan menghabiskan biaya 100 dollar per ton untuk menyeberang antarnegara.

Muncul ide dari otoritas setempat untuk membangun sebuah kanal agar mempermudah transportasi. Ada pendapat juga bahwa jika transportasi tak lancar, maka Amerika Serikat tak mendapatkan hubungan yang baik dengan Kanada.

Akibatnya, Kanada akan lebih berhubungan ke negara barat.

Proposal mulai dibuat dan mendapatkan respons baik dari pemerintah setempat. Akhirnya pada 1817, konsep awal pembangunan mulai direncanakan.

Pekerjaan dimulai pada Agustus 1823. Pekerja mulai memperbaiki konstruksi tanah dan mulai menggunakan alat-alat kerjanya.

Mereka mulai menggali tanah yang akan digunakan untuk pembangunan terusan ini.

Mereka merancang peralatan untuk mencabut pohon. Para pekerja juga meledakkan batu dan tebing menggunakan bubuk mesiu.

Sebagian besar pekerja berasal dari Irlandia yang menggunakan peralatan sederhana mereka.

Sebagai bayaran, pekerja ini mendapat 10 dollar per bulan dan beberapa minuman wiski yang ditempatkan sepanang rute kanal untuk penyemangat kerja.

Rencananya, kanal ini akan dibangun sepanjang 584 kilometer dari Albany dan terhubung ke Buffalo.

Ini adalah jalur air buatan terpanjang dan proyek pekerjaan umum terbesar di Amerika Utara.

Awalnya kanal ini mempunyai kedalaman 1,2 meter dengan lebar 13 meter yang melalui ladang, hutan, tebing dan bahkan melewati rawa-rawa.

Setelah dua tahun pengerjaan, akhirnya pada 1825 Kanal itu mulai diresmikan oleh Gubernur DeWitt Clinton dari New York.

Dilansir dari ErieCanalWay, efek dari kanal itu langsung terasa.

Seketika jalur perdagangan menjadi ramai dan tiap harinya banyak perdagangan yang melintasi jalur ini.

Permukiman penduduk juga berpindah mendekati lokasi ini.

Kanal ini menempatkan posisi New York menjadi pemimpin industri, populasi dan kekuatan ekonomi di Amerika Serikat ketika itu, terutama kawasan pantai timur.

New York berubah menjadi pelabuhan utama negara dan migrasi penduduk mulai datang ke wilayah ini.

Pada dekade 2000, Kongres AS mengakui pentingnya Kanal Erie bagi Amerika Serikat.

Mereka kemudian mendirikan Erie Canalway National Heritage Corridor sebagai penghargaan atas fungsi pembangunan kanal ini. (mc/min/Kompas)