DPRD DKI Jakarta
DPRD DKI Jakarta

makobar.com – DPRD DKI mengadakan rapat Badan Anggaran (Banggar) terkait pembahasan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD 2018. Masing-masing komisi mengusulkan kenaikan anggaran untuk menyesuaikan program baru dari Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

Jokowi Tegaskan Tidak Pernah Keluarkan Izin Reklamasi Jakarta

Rapat Banggar KUA-PPAS APBD 2018 dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD DKI Triwisaksana, M Taufik, dan Abraham Lunggana (Lulung) di Gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (13/11/2017). Ketua Komisi B Yusriah Dzinnun mengatakan ada penambahan dari komisinya, usulan anggaran sekitar Rp 199 miliar.

“Usulan dari komisi B untuk menyesuaikan program gubernur dan wakil gubernur. Total KUA-PPAS 2018 sebelumnya sebesar Rp 3.276.918.854.320, hasil pembahasan komisi B, tambah Rp 300.985.679.448. kurang Rp 109. 890.266.258 menjadi Rp 3.476.014.267.510. Jadi ada lebih kurang Rp 199.095.414.109 dengan catatan pengembangan dari program dari gubernur terpilih,” kata Yusriah dalam paparannya.

Senada dengan Yusriah, komisi lainnya juga mengajukan penambahan anggaran untuk menyesuaikan program Anies-Sandi yang baru. Wakil Ketua DPRD DKI Triwisaksana menyebutkan ada kemungkinan anggaran sebelumnya sebesar Rp 76,78 triliun akan bertambah.

“Belum bisa dipastikan tapi rasanya perlu ditambah. Karena banyak sekali yang mesti ditambahkan di berbagai sektor. Tadi yang paling mengemuka soal banjir dan genangan,” terangnya.

Ke Jakarta Utara, Anies Terima Curhat Pos Damkar Kurang

Triwisaksana mengatakan pembahasan tersebut akan selesai dilakukan pada hari ini. Dia mengatakan pemaparan RAPBD tersebut akan dipaparkan pada rapat paripurna 15 November mendatang.

“Disetujui harusnya hari ini, sore ini tandatangan MoU antara gubernur dan dewan. Besok mereka entry ke sistem. Hari Rabu dipaparkan,” jelasnya. (mc/min)

SUMBERdetik.com
BAGIKAN

Jadilah yang Pertama