Gubsu Tinjau Korban Banjir, Ribuan KK di Asahan dan TanjungBalai Mengungsi
Gubsu Tinjau Korban Banjir, Ribuan KK di Asahan dan TanjungBalai Mengungsi

makobar.com – Gubernur Sumatera Utara Dr Ir HT Erry Nuradi MSi memantau langsung kondisi lokasi banjir di beberapa daerah di Sumut yaitu Asahan, Tanjung Balai dan Langkat.

Dalam kunjungan tersebut Gubsu menginstruksikan penyelenggaraan penanganan korban banjir dilaksanakan sebaik-baiknya, Jumat (10/9).

Saat meninjau lokasi pengungsian korban banjir di Desa Simpang Empat perbatasan Asahan dan Tanjung Balai.

Menurutnya, Curah hujan yang cukup tinggi akhir-akhir ini. Harus diwaspadai khususnya daerah yang berpotensi banjir.

Dikatakannya, bencana selalu datang tak diduga-duga. ‘Dan bencana yang terjadi dikarenakan ulah manusia.

Baca Juga : Diskusi Publik Lengserkan Dirut Tirtanadi Hanya Sebatas Opini dan Asumsi

Seperti membuang sampah sembarangan hingga penebangan hutan lindung’ kata Gubsu didampingi Walikota Tanjung Balai dan Wakil Bupati Asahan serta Kepala BNPB Provsu.

Gubsu menghimbau, kepada kedua daerah yang terjadi bencana banjir untuk menjaga lingkungan agar bencana alam seperti banjir bisa terhindari.

Pada kesempatan itu, Gubsu juga menyerahkan bantuan sembako kepada para pengungsi. “Tim kesehatan yang membuka posko kesehatan tak hanya memperhatikan kesehatan para pengungsi.

Tapi juga makanan dan minum agar tidak terjangkit penyakit” harapnya.

Baca Juga : Rina Nose Curhat dan Unggah Foto Lepas Hijab, Ini Komentar Netizen

Sementara Walikota Tanjung Balai M Syarial mengatakan, banjir tersebut disebabkan meluapnya sungai Asahan dan beberapa sungai lainnya.

Serta tingginya curah hujan yang merendam rumah warga dengan ketinggian 80 hingga 100 cm.

Lanjutnya, Dan telah melakukan upaya-upaya tanggap darurat seperti pemasangan tenda evakuasi serta posko kesehatan serta dapur umum.

Dijelaskannya, Sementara jumlah yang korban banjir di Tanjung Balai sebanyak 4.944 kepala keluarga .

Hal senada dikatakan, Wakil Bupati Asahan H Suryan pihaknya juga telah melakukan hal yang sama seperti Tanjung Balai karena sesuai dengan intruksi dari Gubernur Sumut.

“Harus tanggap dengan bencana alam apapun yang terjadi di daerah,”ujarnya.

Menurutnya, Sementara korban banjir Asahan yang mencapai 4.424 kepala keluarga.(mc/alian)

BAGIKAN

Jadilah yang Pertama