makobar.com – Pembebasan Lahan Pasar Induk Tuntungan Sudah Rampung 95 Persen

Medan – Pembangunan akses jalan dari Simpang Selayang menuju Pasar Induk Tuntungan akan segera dimulai. Pembukaan jalan baru ini nantinya akan digunakan sebagai akses baru untuk mempermudah warga Medan keluar masuk Pasar Induk Tuntungan.

Hal tersebut terungkap ketika Walikota Medan Dzulmi Eldin meninjau lokasi yang akan dijadikan akses jalan di area Pasar Induk Tuntungan, Minggu (14/1).

“Segera dalam waktu dekat ini semua akan dikerjakan. Proses persiapan sudah rampung, tinggal dilakukan eksekusi pembangunan jalan,” ujar Walikota Medan Dzulmi Eldin.

Didampingi Kadis PU Khairul Syahnan, Kadis Perkim dan Tata Ruang Syampurno Pohan, Kadishub Renward Parapat, Dirut PD Pasar Rusdi Sinuraya, serta Camat Medan Tuntungan, Gelora KP Ginting, Walikota menelusuri area jalan yang akan ditembuskan ke Simpang Selayang.

Dirinya menginstruksikan jajarannya agar segera menuntaskan semua tahap persiapannya sehingga dalam waktu dekat bisa dieksekusi pembangunan jalannya. Secara teknis pengerjaan fisik dikerjakan Dinas PU sedangkan pembebasan lahan oleh Dinas Perkim dan Tata Ruang.

Sebelumnya akses ke Pasar Induk ini hanya melewati simpang Jl. Bunga Turi, dengan ditembuskannya jalan ini ke Simpang Selayang, pilihan akses warga akan semakin banyak dan juga cepat, baik untuk distribusi pasokan barang, maupun keluar masuk pembeli nantinya.

Kadis Perkim dan Tata Ruang Kota Medan Syampurno Pohan menjelaskan semua proses persiapan proyek hingga pembebasan lahan sudah rampung 95 %. Semua ganti rugi sudah dibayarkan dan mengosongkan rumahnya, hanya saja tinggal 2-3 rumah lagi yang masih meminta waktu sekitar 2 minggu untuk mengosongkan rumahnya karena masih dalam proses perpindahan.

“Tidak ada permasalahan lagi untuk pembangunan jalan ini. Insya Allah nantinya pembangunan jalan sepanjang 800 m dan lebar 24 m akan rampung dan dapat digunakan pada Juni mendatang, karena jembatan penghubung sungai itu yang memerlukan waktu,” tambah Syampurno.

Sementara itu Camat Medan Tuntungan Gelora Ginting menambahkan selama proses pembebasan lahan, proses komunikasi antara Pemko Medan dengan warga pemilik rumah berjalan baik. “Warga sekitar pada prinsipnya ikut mendukung program pembangunan yang dicanangkan Pemko Medan,” ungkapnya. (mc/alian/rel)