makobar.com – Relawan Tegaskan Ada Skenario Bersama Cegah Tengku Erry Maju Pilgubsu 2018

MEDAN – Para pendukung relawan Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi alias Paten (Pak Tengku Erry Nuradi) menyatakan saat ini demokrasi sedang mati di Sumatera Utara. Hal ini mereka sampaikan terkait perkembangan politik yang terjadi belakangan ini.

Salah seorang koordinator relawan Tengku Erry Nuradi, Ari Suganda mengatakan ketidakikutsertaan Tengku Erry pada Pilgubsu 2018 merupakan hasil dari skenario yang dilakukan oleh pihak-pihak tertentu yang tidak menginginkan bakal calon incumben tersebut maju di Pilgubsu 2018.

“Kita sudah tau bahwa Tengku Erry yang sering kita sebut pak Paten merupakan sosok yang pertama sekali mendapatkan perahu, namun pada akhirnya perahunya diambil oleh pasangan calon lain.

Baca Juga : Dianggap Berhasil Mendorong Kabupaten/Kota Peduli HAM, Tengku Erry Terima Penghargaan

Bahkan sampai hari ini masih ada informasi yang menyebut lebih baik habis 1 triliun daripada Tengku Erry maju Pilgubsu. Ini membuktikan bahwa ada skenario bersama menghabisi beliau,” katanya saat memberikan keterangan di Rumah Silaturahmi Sumut Paten, Jalan Mongonsidi, Medan, Jumat (12/1/2018).

Ari Suganda menyampaikan setelah seluruh elemen relawan pendukung Tengku Erry sudah menggelar pertemuan untuk menyamakan persepsi bahwa mereka tetap komitmen bersama Tengku Erry.

Baca juga : Sejak September 2017, Harga Emas Capai Titik Tertinggi

Komitmen ini sendiri menurutnya akan mereka sampaikan kepada Tengku Erry Nuradi dan meminta arahan terkait sikap mereka dalam Pilgubsu 2018.

“Kita akan menyampaikan sikap ini dan kita akan meminta arahan dari beliau mengenai sikap kita di Pilgubsu 2018. Apakah, kita akan golput dan lainnya kita siap,” ujarnya.

Pernyataan pers ini disampaikan oleh Ari Suganda bersama beberapa pimpinan elemen pendukung Tengku Erry seperti Sapu Jagad, Komunitas Sumut Paten, Pemuda Paten dan beberapa elemen pendukung lainnya.(mc/win)