pelaku saat diperiksa di Mapolres Belawan.
pelaku saat diperiksa di Mapolres Belawan.
makobar.com – Miris , Ayah ini cabuli anak kandung sendiri

Medan – Kasus pencabulan terhadap anak kandung terjadi di Kelurahan Bagan Deli Kecamatan Medan Belawan. Bejatnya lagi korban diancam untuk tidak melaporkan kejadian ini kepada ibu kandunganya.

Inilah yang terjadi, entah setan apa yang ada dibenak Udin (32), warga Kelurahan Bagan Deli ini tega mencabuli anak kandungnya yang masih berumur empat setengah tahun. Dari informasi yang diperoleh, kejadian itu bermula saat korban (sebut saja Bunga) berada dirumah sendiri. Melihat rumahnya dalam keadaan sepi membuat nafsu birahinya naik.

Sehingga tidak melihat siapa yang menjadi sasarannya, pelaku pun langsung melampiaskan nafsu bejatnya terhadap anak kandungnya. Tidak berkenan dengan yang menimpa Bunga, kakek korban menghubungi ibu kandungnya dan langsung membawa korban ke bidan terdekat.

Usai dilakukan pengecekan dan pengobatan secara intensif, baru diketahui korban mengalami infeksi dan pecah selaput dara di bagian kemaluannya. Merasa tidak terima anaknya diperlakukan tidak senonoh oleh ayah kandungnya, akhirnya uwak korban melaporkan kejadian tersebut ke Polres Pelabuhan Belawan.

Mendapatkan laporan tersebut, petugas langsung mengumpulkan para saksi-saksi untuk dimintai keterangan. Tidak perlu menunggu lama, aparat kepolisian berhasil meringkus pelaku tanpa perlawanan saat berada di rumahnya.

Baca Juga :

Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Yemi Mandagi ketika dikonfirmasi membenarkan hal itu. “Iya benar, Pelaku adalah ayah kandung korban sendiri. Kejadian itu dilakukan di rumah pelaku saat kondisi dalam keadaan sepi,” ungkap AKBP Yemi Mendagi via whatsapp.

Ia menjelaskan, saat ini pelaku sudah menjalani pemeriksaan lebih lanjut di ruang unit PPA.

“Kita belum tahu apa motif pelaku tega mencabuli anak kandungnya sendiri. Yang jelas kita masih memeriksa pelaku. Akibat perbuatanya pelalu dijerat dengan pasal 76 E Jo 82 UU RI No 35 tahun 2014 dengan ancaman hukuman kurungan diatas lima tahun penjara,”tutup Kapolres. (mc/ameq)