makobar.com-Anggota Satres Narkoba Jakarta Barat, Brigadir Rizal Taufik, dipukul bandar sabu hingga terluka. Polisi menegaskan, bandar sabu yang memukul Rizal adalah bandar senior.

“Dia (bandar sabu) senior dan sudah terkenal di Tambora,” ujar Kapolres Jakarta Barat Kombes Hengki Hariyadi.

Hengki menambahkan, bandar sabu itu sudah meresahkan warga. Diduga, bandar sabu itu menjalani bisnis haramnya bersama istrinya.

“Istrinya juga terkenal di Tambora, istrinya disebut ratu,” ucap Hengki.

Hengki menjelaskan, pihaknya sangat concern dengan pemberantasan narkoba karena adanya kenaikan kejahatan narkoba di Jakbar sebesar 11,8 persen. Dia menegaskan tidak akan segan-segan terhadap para bandar.

“Di Jakarta Barat kejahatan narkoba sejak 2015-2017 mengalami kenaikan 11,8 persen. Terlebih kemarin ada diskotek yang jadi pabrik narkoba dan kita gerebek juga gudangya. Kita tidak mau kecolongan makanya kita bikin satgas untuk memberantas narkoba,” jelas Hengki.

Anggota Satres Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, Brigadir Rizal Taufik terluka saat upaya menangkap bandar sabu di daerah Penjaringan, Jakarta Utara. Kejadian tersebut berlangsung pada Jumat (5/1) malam.[detik]