makobar.com-Drama politik seputar pencalonan resmi partai pengusung pasangan calon gubernur dan wakil yang dijagokan ke kontestasi Pilkada Sumut 2018 semakin memanas.

Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi sebelumnya dilengserkan partainya sendiri NasDem dalam Pilgub Sumatera Utara 2018. Namun belakangan santer kabar, usaha yang dilakukan Tengku Errry merapat ke Demokrat agaknya berhasil.

Tadi malam, Sabtu (06/1/2018), Tengku Erry dikabarkan tengah dipersiapkan Partai Demokrat berpasangan dengan Sihar Sitorus, sebagai bakal calon gubernur dan wakil gubernur Sumut.

Itu artinya, drama pencalonan Tengku Erry Nuradi di Pemilihan Gubernur Sumatra Utara (Pilgub Sumut) 2018 belum berakhir. Erry memang sudah ditinggal Golkar dan Nasdem, tapi kini Erry mendadak mendapat angin segar dari Partai Demokrat.

Majelis Tinggi Partai Demokrat dipimpin Ketua Umum SBY akan mengumumkan 17 Cagub dan Cawagub yang diusung oleh Partai Demokrat untuk Pilkada 2018 di Wisma Proklamasi 41 Menteng, Minggu 7 Januari 2018 pukul 16.00 WIB.

Ketua Divisi Komunikasi DPP Partai Demokrat Imelda Sari menyampaikan kabar tersebut sekaligus mengundang jurnalis media untuk acara deklarasi besok.

Secara bertahap, Imelda mengatakan, ada 6 bakal calon gubernur dan pasangannya yang akan diumumkan di antaranya yakni pasangan Tengku Erry Nuradi dan Sihar Sitorus (Cagub- cawagub Sumut), Cagub Cawagub Jabar Demiz Demul dan daerah lainnya Jatim, Riau, Lampung dan Jateng.

Demokrat sebelumnya disebut-sebut sudah berkoalisi dengan PPP dan PKB. Demokrat yang punya 14 kursi, ditambah 4 kursi PPP dan 3 kursi PKB sudah cukup membuat koalisi ini mengusung pasangan calon sendiri dan mendaftar ke KPUD Sumut.

Tengku Erry yang merupakan Ketua DPW NasDem Sumut malah terpaksa menyerahkan SK dukungan Pilgub kepada rivalnya yang bukan dari kader partai, Edy Rahmayadi Ketua Umum PSSI dan mantan Pangkostrad TNI AD, Jumat (5/1/2017).

Seperti diberitakan, sebelumnya dukungan dari Partai Golkar juga dicabut. Golkar lebih elok memilih Edy Rahmayadi sebagai bakal calon gubernur Sumut didampingi wakilnya Musa Rajekshah alias Ijeck.

Tengku Erry Nuradi ternyata tidak tinggal diam, ia kembali menjalin komunikasi politik dengan sejumlah partai politik dalam rangka persiapan menghadapi pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Gubernur Sumut 2018.[tribun]