Kepala Kantor BI Perwakilan Sumut, Arief Budi Santoso saat berada di ruang kerjanya lantai 4, Selasa (2/1/2018).
Kepala Kantor BI Perwakilan Sumut, Arief Budi Santoso saat berada di ruang kerjanya lantai 4, Selasa (2/1/2018).

makobar.com – Rutinitas Tak Membuat Arief Budi Santoso Bosan, Malah Sebaliknya

MEDAN – Rutinitas yang selama ini dilakoni Arief Budi Santoso ternyata tidak membuat pria beranak tiga ini bosan dalam mempekerjakan rutinitas sehari-hari.

“Gimana mau bosan toh juga kita kerjanya beda-beda sama seperti wartawan. Jadi tidak ada pekerjaan yang stagnan sehingga membuat saya bosan. Malah saya bersemangat karena selalu saja ada pekerjaan baru yang harus dilaksanakan dan diselesaikan,”kata Kepala Kantor BI Perwakilan Sumut, saat disambangi makobar.com di ruang kerjanya, Selasa (2/1/2018).

Jadi, diakui Arief, dirinya selalu keluar dari kantor sekitar pukul 20.00 WIB. Saat ditanya kenapa hal itu terjadi, pria berkulit sawo matang ini menyatakan ya jelaslah.

“Apalagi kalau dari pagi sudah ada rapat yang dilakukan di luar kantor. Pastikan kerjaan di kantor terbengkalai. Makanya setelah selesai semua rapat di hari itu saya hadiri saya balik lagi ke kantor untuk menyelesaikan tugas-tugas yang sudah dipercaya ke saya,”ujarnya.

Jadi intinya seperti ini, sambung Arief, rapat yang dilakukan itu untuk membahas apa yang akan dikerjakan.

“Saya mulai kerja di kantor setelah semua rapat selesai dan disitulah saya mengerjakan tugas kantor. Sepanjang banyak kegiatan diluar kantor, saya akan pulang semakin malam dari kantor. Yah, paling cepat sekitar jam 8 malam lah,”katanya seraya tertawa.

Baca Juga:

Arief juga berkomentar tentang kemajuan teknologi yang membuat ia dan istri serta ketiga anaknya serasa dekat meskipun beda kota dan negara.

“Kemajuan teknologi seakan tak menghalangi jarak dan waktu untuk saling bertegur sapa dengan keluarga tercinta meskipun tidak berada dalam satu kota ataupun satu negara,”ujarnya.

Ia mengatakan anak pertamanya Yulinda Arty Laksmita kuliah di UI dan mengambil jurusan Spesialis Mata, anak kedua Aryastity Mega Pratiwi mengambil S2 di Universitas Inggris, dan anak ketiga Merinda Arty Skardani mengambil teknik mesin di Universitas Inggris.

“Saya lupa anak kedua dan ketiga nama universitasnya, dan daerahnya. Yah, nantilah saya tanya mereka,”ujarnya sembari tertawa lagi.

Dikatakan Arief, istrinya merupakan seorang dokter mata di Kerawang. “Istri saya namanya Ety Budiasni,”katanya.

“Setiap jam 12 siang atau sebelum makan siang, saya selalu menghubungi ketiga anak dan istri saya. Saya sangat bersyukur dengan kemajuan teknologi sekarang ini. Meskipun kita berjauhan tetapi kita masih bisa memantau dan melihat kondisi mereka dengan video call ataupun telpon,”ujar Arief Budi Santoso.

Ia mengaku, dirinya melakukan hal tersebut dan membiasakan kepada ketiga anaknya mulai dari mereka kecil.

“Jadi walaupun kami berbeda kota sekarang, saya tetap menelpon mereka lebih sering menghubungi jam 12 siang dan jam 5 sore. Jadi ada waktu mereka bisa bercerita dengan bapaknya,”ujarnya.

Orang nomor satu di BI Sumut ini, menyatakan kalau komunikasi adalah kunci satu-satunya agar tetap menjaga keharmonisan dalam keluarga dan menjaga hubungan kepada ketiga anaknya.

(mc/fun)