makobar.com – Bisnis Konsumtif yang Diuntungkan di Tahun Politik

MEDAN – Tahun 2018 yang merupakan tahun politik ternyata memberi penawaran menarik bagi kalangan bisnis dan pengusaha.

Di tahun politik tersebut, sektor andalan yang sifatnya konsumtif seperti makanan, minuman, telekomunikasi dan logistik akan sangat berperan pada tahun 2018.

Ketua Apindo Medan Rusmin Lawi mengatakan selain sektor yang sifatnya konsumtif, sektor properti memang sangat dibutuhkan. Mengingat Presiden Jokowi mencanangkan rumah bersubsidi.

“Sektor properti ini juga akan tumbuh di tahun politik karena akan sangat banyak orang yang membutuhkan tempat tinggal,”ujarnya, Selasa (2/1/2018).

Di tahun politik ini, kata Rusmin, akan banyak uang beredar dan sudah pasti itu mempunyai berkah terselubung yang bisa diraup sama pebisnis advertising, media dan percetakan.

Berbicara tentang investor yang ingin menanamkan investasinya di Indonesia khususnya Sumatera Utara, Rusmin Lawi yang baru saja terpilih menjadi anggota Dewan Gubernur FIABCI periode 2018-2019 ini menyampaikan ada dua negara yang memiliki minat tertinggi untuk berinvestasi di Indonesia, yaitu China dan Jepang.

Baca Juga:

“Kedua negara ini memiliki kans yang sangat besar untuk menanamkan investasinya di berbagai sektor terutama infrastruktur dan energi. Hanya saja, dari kunjungan kita ke Jepang dan China, pengusaha di sana sangat mengharapkan suasana yang kondusif di Indonesia, khususnya Sumut. Mereka tidak mau repot dengan berbagai birokrasi yang membuat mereka kurang nyaman dalam menjalankan usahanya di Indonesia,” katanya.

Labih lanjut Rusmin menyampaikan, ada beberapa permasalahan yang dianggap berpotensi membuat investor enggan untuk menanamkan investasinya.

Misalnya masalah perijinan, masalah pajak yang tidak terukur, ketersediaan energi terutama gas, keamanan dan masih banyaknya pungutan-pungutan diluar dari ketentuan yang telah disepakati bersama.

Di Sumatera Utara, kata Rusmin, ada 10 proyek strategis nasional yang dicanangkan di provinsi ini, sebagaimana dituangkan di dalam Perpres No. 3 Tahun 2016 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional, yang ditetapkan pada 8 Januari 2016 silam.

“Yah, kita berharap tahun 2018 perekonomian di Sumatera Utara dan Kota Medan bisa lebih baik lagi dari tahun sebelumnya,”ujarnya.

(mc/fun)