Jelang Natal, Toko Pernak Pernik Diserbu Pengunjung
Perayaan Hari natal yang jatuh pada, senin (25/12/2017) mendatang, membuat pedagang pernak pernik khas natal merasa senang. Tribun Medan/Andimaz
makobar.com – Jelang Natal, Toko Pernak Pernik Diserbu Pengunjung

MEDAN – Perayaan Natal tinggal menghitung hari, tingkat penjualan pernak pernik Natal mengalami peningkatan, Hal itu disambut baik oleh para pedagang.

Perayaan Hari natal yang jatuh pada, senin (25/12/2017) mendatang, membuat pedagang pernak pernik khas natal merasa senang. Satu diantaranya penjual aksesoris Natal Toko Kesyha ACC di Pusat Pasar Jalan MT Haryono, mengaku tingkat penjualan pernak pernik Natal mulai ramai di kunjungi pembeli.

“Penjualan pernak pernik Natal sudah mulai dilakukan sejak bulan November lalu. Aksesoris Natal yang dijual seperti Pohon Natal, lampu, topi dan slinger,” kata Yanti yang bekerja di toko Kesyha ACC , Jumat (22/12/2017).

Yanti Sitorus (25) mengatakan penjualan pernak pernik Natal ini hanya musiman, karena biasanya toko hanya menjual pernak pernik aksesoris wanita.

Yanti juga menjelaskan harga aksesoris Natal variatif, mulai dari Rp 25 ribu sampai Rp 120 ribu. Sementara topi termurah Rp 10 ribu hingga Rp 25 ribu. Selain itu harga pohon Natal juga variatif dari termurah Rp 50 ribu dengan tinggi 50 centimeter hingga termahal Rp 2,2 juta dengan tinggi mencapai 210 centimeter.

“Penjualan selalu ramai setiap hari, bisa sampai puluhan orang yang datang. Paling banyak yang di beli lampu hias. Karena kebanyakan pembali masih punya pohon Natal, makanya kadang beli lampu dan bola untuk hiasan Natal saja,” ungkap Yanti.

Baca Juga :

Lebih lanjut, Yanti menuturkan bahwa pernah ada pembeli yang datang dari luar kota seperti dari Pematangsiantar, Sidikalang hingga Tarutung.

“Kalau misalnya ada yang komplain sih wajar, namanya kita jualan. Paling kita beri penjelasan saja bahwa harga berbeda karena kualitas barang dan motif berbeda,” katanya.

Selain itu, tidak jauh dari Toko Keysha AC, toko lain yang menjual pernak pernik Natal Toko Victory lewat pekerjanya bernama Dani (17) menuturkan penjualan tahun ini sebenarnya tidak berbeda jauh dari tahun sebelumnya masih tetap ramai.

“Paling semalam agak sepi, karena faktor cuaca hujan yang seharian jadi pembeli agak sedikit yang datang,” katanya.

“Harapan sih kalau bisa penjualan Toko tahun ini bisa lebih laris dibandingkan tahun lalu,“ tutup Dani. (mc/min)