Jelang Pilkada Serentak, KPK Ingatkan
Jelang Pilkada Serentak, KPK Ingatkan "Incumbent" Soal Dana Bansos

makobar.comJelang Pilkada Serentak, KPK Ingatkan “Incumbent” Soal Dana Bansos.

Bandung – KPK mengingatkan incumbent tidak menyalahgunakan dana bansos untuk kepentingan politik di Pilkada Serentak 2018. Penggunaan dana bansos rawan disalahgunakan saat tahun politik.

Ketua Satgas Koordinasi Supervisi Pencegahan KPK Asep Rahmat Suwandha mengatakan biasanya penyaluran dana bansos meningkat saat pilkada. Ia menduga dana tersebut dimanfaatkan untuk kepentingan kampanye terselubung.

Baca juga : Mengejutkan, Busyro Cabut Gugatan Uji Materi Hak Angket di MK

“Memang dulu di tahun 2013 kita pernah melakukan penelitian, di mana satu tahun menjelang dan pada saat pilkada, penyaluran dana bansos meningkat. Ada dugaan bahwa dana bansos digunakan sebagai alat untuk para incumbent sebagai kepentingan kontestasi politik,” kata Asep setelah memberikan pengarahan kepada penerima bansos di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Kamis (7/12/2017).

Meningkatnya jumlah penyaluran dana bansos saat pilkada tak lantas masuk kategori korupsi. Sebab, sambung dia, tidak ada produk hukum yang mengatur tindakan tersebut.

“Tidak ada unsur pasal korupsi yang mengatakan bahwa tidak boleh (dana bansos) karena naik 100 persen, maka disebut korupsi,” ucap Asep.

Menurut dia, KPK bisa melakukan tindakan jika dalam penyaluran dana bansos itu terlihat ada niat atau mens rea (niat jahat) dari sang pemberi.

Baca juga : Paripurna DPR Setujui Marsekal Hadi Tjahjanto Jadi Panglima TNI

“Tapi kalau misalnya dalam penyaluran jelas ada mens rea, digunakan pribadi dan lainnya, maka bisa dikaitkan (korupsi),” tutur dia.

Asep menegaskan pihaknya selalu mengingatkan kepala daerah atau pemberi bansos terkait hal tersebut. Termasuk melakukan pengawasan di lapangan agar tidak terjadi penyalahgunaan.

“Setiap tahun kita selalu menyampaikan, tahun kemarin juga ada, tahun depan juga. Kita mengingatkan potensi kerawanan dana hibah. Teman-teman di daerah pasti mengawal dan menginformasikan terus,” ujar Asep.(mc/zack)