KPU Nias : e-KTP Syarat Utama Ikut Menjadi Pemilih
Raker Sosialisasi Penataan Dapil dan Alokasi Kursi Pemilu Legislatif Kabupaten Nias Tahun 2019

makobar.comKPU Nias : e-KTP Syarat Utama Ikut Menjadi Pemilih.

Nias – Kepemilikan Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik atau e-KTP menjadi syarat utama untuk ikut menjadi pemilih di Pilgubsu 2018 dan Pemilu 2019.

Demikian terungkap dalam Raker dan Sosialisasi penyusunan dan penataan Daerah Pemilihan (Dapil) dan alokasi kursi pada Pemilu Legislatif  Kabupaten Nias Tahun 2019 yang melibatkan Partai politik, Pemerintah Daerah serta tokoh masyarakat dan agama bertempat di Grand Kartika Resort, Gunungsitoli yang diselenggarakan KPU Nias, Selasa (5/12).

“Kepemilikan KTP-Elektronik atau paling tidak telah melakukan perekaman, sangat dibutuhkan sebagai syarat utama menjadi pemilih pada ke-dua event pesta demokrasi Pilkada Gubernur Sumut 2018 dan Pemilu 2019,” kata anggota KPU kabupaten Nias Iman Murni Telaumbanua.

Baca juga : MENCEKAM, Letusan Senjata Api Berkali-kali Warnai Penangkapan Kurir Narkoba

Menurut dia, memaksimalkan kepemilikan e-KTP bagi penduduk juga harus didukung keterlibatan Partai Politik untuk mendorong dan menghimbau masyarakat mengurus e-KTP.

KPU Nias : e-KTP Syarat Utama Ikut Menjadi Pemilih
Raker Sosialisasi Penataan Dapil dan Alokasi Kursi Pemilu Legislatif Kabupaten Nias Tahun 2019

“Kami berharap pimpinan Partai Politik yang ada di Kabupaten Nias, untuk secara bersama-sama menghimbau kepada seluruh warga yang telah memenuhi syarat, agar melakukan perekaman e-KTP pada Dinas Kependudukan Kabupaten Nias,” kata dia.

Sebelumnya, Ketua KPU Kabupaten Nias Abineri Gulo mengatakan, selaku penyelenggara di daerah, pihaknya hanya sebatas memfasilitasi para pemangku kepentingan, baik dalam hal pembahasan ataupun memformulasikan Daerah Pemilihan serta alokasi kursi.

“Beberapa kali Pemilu pada tahun sebelumnya yang terlaksana dengan baik dan sukses tak terlepas dari kerjasama yang baik bersama seluruh stakeholders dengan  harapan, hal serupa dapat terwujud kembali pada Pemilu 2019,” harap Abineri.

Bupati Nias, Sokhiatulo Laoli yang hadir sebagai narasumber mengatakan, pada Pemilu mendatang, pemerintah akan terus berupaya dalam hal penataan data kependudukan yang akurat.

Baca juga : Diduga Terlibat Peredaran 28 Kg Sabu, Seorang Kapolsek di Nias Selatan Diringkus

“Sehingga data kependudukan yang digunakan benar-benar sesuai dengan jumlah penduduk yang sebenarnya,” kata Bupati.

Sementara, rakor tersebut turut membahas materi Kebijakan Umum Penataan Dapil dan Alokasi Kursi pada Pemilu Tahun 2019, yang berpedoman kepada lampiran III dan IV UU No. 7 Tahun 2017 yang selanjutnya diatur dalam Peraturan KPU tentang Penataan dan Penetapan oleh KPU.

Hadir di kegiatan Raker sosialisasi ini, Pimpinan DPRD Kabupaten Nias, Pimpinan Partai Politik, Panwaslih Kabupaten Nias, Tokoh Masyarakat dan Agama, Plt. Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Nias, Kabid Politik Kantor Kesbangpol dan sejumlah hadirin dan peserta sosialisasi lainnya.(zack)