Diduga Terlibat Peredaran 28 Kg Sabu, Seorang Kapolsek di Nias Selatan Diringkus
Ilustrasi

makobar.comDiduga Terlibat Peredaran 28 Kg Sabu, Seorang Kapolsek di Nias Selatan Diringkus.

Medan – Petugas Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sumatera Utara kembali mengungkap peredaran narkoba di wilayah hukum mereka. Barang bukti yang diamankan 28 kg sabu. Dan yang mencengangkan, peredaran narkoba itu melibatkan seorang Kapolsek dan bintara polisi.

Informasi yang dihimpun, Kapolsek tersebut bertugas di wilayah Nias. Sedangkan, bintara polisi yang dibekuk berdinas di Polres Tanjung Balai. Anggota Ditresnarkoba Polda Sumut juga menangkap 11 orang lainnya. Satu di antaranya ditembak mati, sedangkan dua lainnya ditembak pada bagian tungkainya.

Baca juga : Kendalikan Narkoba dari Lapas, Jaksa Kembali Tuntut Terpidana Mati

Kasubdit II Ditresnarkoba Polda Sumut AKBP Hilman Wijaya membenarkan penangkapan tersebut. Dia menyebut tersangka yang diamankan diduga bagian dari sindikat pengedar narkoba jaringan internasional.

”Rentetan penangkapannya kami lakukan dalam seminggu terakhir. Barang buktinya sebanyak 28 Kg sabu-sabu,” katanya saat dikonfirmasi wartawan.

Namun, Hilman tidak mau merinci identitas kapolsek dan bintara yang diamankan. Dia hanya mengungkapkan ada dua anggota Polri yang ditangkap.

”Seorang Kapolsek di Nias, satu lagi bintara di Tanjung Balai,” jelas Hilman.

Baca juga : Gedung Sekolah Diterjang Banjir, 760 Murid SMP Ujian di Masjid

Perwira polisi dengan dua melati di pundaknya itu menolak menjelaskan lebih jauh pengungkapan kasus ini. Dia meminta wartawan untuk bersabar karena pemeriksaan masih berlangsung.

”Besok dirilis Pak Kapolda,” sebut Hilman.‎

Sementara itu, informasi yang santer beredar di lingkungan Polda Sumut, disebutkan bahwa yang diringkus personel Ditresnarkoba Polda Sumut adalah Kapolsek Lolowau AKP BS. Sedangkan bintara yang diringkus Bripda YMS.

Namun, informasi penangkapan itu dibantah oleh Kabid Humas Polda Sumut Kombespol Rina Sari Ginting. Dia menyatakan, pihaknya masih melakukan pendalaman.(zack)