makobar.com – Satpol PP Tertibkan PKL, Kali Ini Giliran Gatot Subroto

MEDAN – Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berada di sepanjang Jalan Gatot Subroto mulai dari Simpang Tugu Mayjestik sampai simpang Jalan Iskandar Muda persisnya di seberang Plaza Medan Fair ditertibkan.

Satpol PP melakukan penertiban PKL tanpa menggunakan pendekatan persuasif, tapi langsung dilakukan penyitaan.

Padahal pada November lalu, Satpol PP telah melakukan pendekatan persuasif kepada pedagang agar tidak lagi menggelar lapak di lokasi tersebut.

Namun ternyata masih banyak pedagang yang tidak memperdulikan imbauan dari Pemko Medan.

Baca Juga:

Hal ini terbukti ketika Satpol PP yang dibantu unsur Muspika Kecamatan Medan Petisah menyidak kawasan tersebut, lapak dagangan tergelar lapang di badan jalan sehingga menghalangi aktifitas para pengguna jalan.

Melihat kondisi tersebut, Kasatpol PP Kota Medan, M. Sofyan langsung menginstruksikan tim untuk menertibkan kawasan tersebut dari PKL liar.

Sebanyak 170 personil Satpol PP diturunkan, dibantu 115 personil dari kecamatan dan kelurahan, serta pengamanan dari Polsek Medan Baru dan Koramil Petisah.

Tim Gabungan langsung menertibkan lapak dagangan yang berada di badan jalan. Sejumlah teratak dan terpal pedagang dibongkar petugas.

“Langsung kita tertibkan semua, tidak ada lagi imbauan karena sudah berulang kali kita sampaikan pendekatan persuasif kepada mereka untuk tidak berjualan di tempat yang dilarang,”katanya.

Tidak tanggung-tanggung, 4 truk Satpol PP mengangkut barang dan lapak dagangan seperti gerobak makanan, tenda, terpal, dangangan baju, tas, sepatu, serta boneka turut diangkut ke gudang penyitaan.

Terpal yang menjadi kanopi tambahan bangunan ruko, juga dibongkar paksa oleh petugas, demikian juga dengan tenda yang berdiri di tengah jalan, dibongkar paksa dan diangkut ke atas truk pengangkut barang sitaan Satpol PP.

Pedagang tampak kaget dan terkejut dengan kedatangan tim gabungan, mereka tidak sempat membereskan dagangannya, hingga akhirnya tim sempat mendapatkan perlawanan dari sejumlah pedagang yang bersikeras tidak mau barang dagangannya diangkut, berulang kali dia berusaha menghalau petugas agar tidak mengangkut dagangannya.

Namun dengan kesigapan petugas, hal tersebut bisa diredam dan tidak sampai menimbulkan korban luka, karena memang sudah berulang kali diingatkan masih juga tidak mengikuti aturan, petugas tetap kukuh dan langsung bertindak menyita barang dagangan mereka.

“Kawasan Jalan Pertokoan ini harus steril dari PKL liar yang menjajakan dagangannya. Tidak boleh ada PKL di kawasan ini, karena letaknya berada di satu Jalan Arteri di Kota Medan. Tujuan kita jelas, mengembalikan keindahan dan estetika Kota Medan sebagaimana yang ditegaskan Wali Kota Medan Dzulmi Eldin,”kata Sofyan.

Untuk itu kepada jajaran dilapangan Sofyan mengintruksikan agar serius melakukan penertiban, tegas, namun tidak bertindak kasar di kawasan tersebut, bongkar yang memang menyalahi aturan.

Mengantisipasi perilaku nakal pedagang yang masih ingin membuka kembali dagangannya, tim tetap mengawasi kawasan tersebut secara berkala.

“Ini kita maksudkan untuk memberikan efek jera kepada pedagang agar tidak lagi menjajakan dagangan secara liar dan semerawutan,”ujar Kasatpol PP.

(alian/mc)