makobar.com – 7 Terdakwa Korupsi Pengadaan Buku Tekun Dengarkan Dakwaan

MEDAN – Didakwa korupsi pengadaan buku senilai Rp 1,1 Miliar, Kepala Badan Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi (BPAD) Sumut terancam 20 tahun penjara.

Bukan hanya Hasangapan Tambunan saja, ia bersama enam terdakwa lainnya, yakni, Syahril, Gunar Seniman Nainggolan, Rachmadsyah, William Josua Butarbutar, Heri Nopianto dan Muhammad Chumaidi, Senin (4/12/2017).

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Adlina dari Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) dalam nota dakwaan menuduh ketujuh terdakwa didakwa melakukan korupsi pengadaan buku perpustakaan rumah ibadah, buku perpustakaan pondok pesantren, dan pengadaan buku perpustakaan keliling yang dananya berasal dari APBD Provinsi Sumatera Utara sebesar Rp 3,6 miliar lebih.

“Bahwa untuk melaksanakan kegiatan tersebut terdakwa Hasangapan selaku Pengguna Anggaran tidak menunjuk Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) sehingga terdakwa Hasangapan bertindak selaku PPK. Kemudian terdakwa Hasangapan bersama keenam terdakwa lainnya melakukan persekongkolan dengan penyedia barang/jasa lain untuk mengatur harga penawaran diluar prosedur pelaksanaan pengadaan barang/jasa sehingga merugikan orang lain,”kata JPU Adlina dihadapan Majelis Hakim yang diketuai, Ferry Sormin.

Baca Juga:

Akibat perbuatannya para terdakwa dijerat Pasal 2 ayat (1) subsidair pasal 3 jo pasal 18 dari UU Nomor 31 Tahun 1999 jo UU Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.

Berdasarkan hasil audit penghitungan kerugian keuangan negara yang dikeluarkan BPKP Perwakilan Sumatera Utara sebesar Rp 1,1 miliar lebih.

Dari pengamatan di ruang sidang, terlihat selama persidangan para terdakwa mendengarkan dengan tekun dakwaan yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum.

Bahkan, sewaktu awak media mengambil foto, para terdakwa terlihat malu-malu sembari menundukkan kepalanya.

Setelah pembacaan surat dakwaan, Majelis Hakim menutup persidangan dan melanjutkan persidangan pada pekan depan dengan agenda eksepsi. (mc/cu) 

BAGIKAN