Korea Utara kembali menembakkan sebuah rudal balistik pada Rabu (29/11/2017) pagi, menurut pejabat militer Korea Selatan. (KCNA via REUTERS)
Korea Utara kembali menembakkan sebuah rudal balistik pada Rabu (29/11/2017) pagi, menurut pejabat militer Korea Selatan. (KCNA via REUTERS)
makobar.com – Sebuah Rudal Balistik Kembali Ditembakan Korut

SEOUL – Pejabat Militer Korea Selatan (korsel) mengumumkan bahwa pemerintah Korea Utara (korut) kembali menembakkan sebuah rudal balistik pada Rabu (29/11/2017)waktu setempat.

Berdasarkan keterangan oleh Kepala Staf Gabungan Korea Selatan (Joint Chiefs of Staff), Ini merupakan penembakan pertama dalam dua bulan dan sejak sepekan setelah Amerika Serikat memberikan sanksi kepada negara pimpinan Kim Jong Un itu.

Korea Utara telah memicu kekhawatiran internasional atas program rudal nuklirnya yang terlarang. Banyak yang telah menaruh harapan bahwa sanksi yang diberikan AS berdampak karena sejak 15 September lalu Pyongyang tak melakukan uji coba rudalnya.

Namun, ternyata sanksi itu tak menggoyahkan pendirian negara komunis tersebut. Hari ini, sebuah rudal terbang ke timur dari Provinsi Pyongan Selatan, menurut Kepala Staf Militer Gabungan (JCS), melansir AFP.

Pentagon AS mengatakan, pihaknya telah mendeteksi sebuah “peluncuran rudal yang kemungkinan terjadi” dari Korea Utara.

Kantor berita Yonhap mengutip pernyataan JCS yang menyebutkan, militer Korea Selatan telah melakukan sebuah latihan “penembakan presisi” rudal sebagai tanggapan atas gerakan Pyongyang.

Baca Juga :

Pada Selasa (28/11/2017) kemarin, Menteri Unifikasi Korea Selatan sempat mengungkapkan soal tanda-tanda aktivitas tidak biasa yang terdeteksi di Korea Utara. Hal itu mengisyaratkan kemungkinan uji coba rudal.

Pekan lalu, AS mengumumkan sanksi baru yang menargetkan pengiriman ke Korea Utara, meningkatkan tekanan kepada Pyongyang untuk meninggalkan program senjata atom tersebut.

Pyongyang mengutuk langkah tersebut sebagai “provokasi serius” dan memperingatkan bahwa sanksi itu tak akan pernah berhasil.

September lalu, Korea Utara melakukan uji voba nuklir keenam dan paling kuat, serta mekuncurkan rudal jarak menengah ke arah langit Jepang.(mc/min)