Anggota Komisi IV DPR, Andi Akmal Pasluddin.(FOTO:/ist)
Anggota Komisi IV DPR, Andi Akmal Pasluddin.(FOTO:/ist)

makobar.com – Anggota DPR RI, Andi Akmal Pasluddin memberi masukan kepada mitra kerjanya Kementerian Pertanian dan Kementerian Kelautan Perikanan untuk mensinergikan program kerakyatan yang ada di kedua kementerian itu agar bersinergi dengan pesantren.

Dari berbagai pesantren yang dikunjungi di beberapa wilayah Indonesia termasuk di daerah pemilihannya, ternyata banyak hal-hal positif mengembangkan pesantren dengan basis pertanian, peternakan dan perikanan darat.

Baca Juga : Kenaikan Harga Jagung Menguntungkan Petani di Simalungun

Mentan periode ini sudah setuju dan tertarik untuk mensinergikan pertanian dan peternakan di Pesantren. Tinggal Kementerian Kelautan perlu dorongan lebih agar memberikan porsi programnya pada pengembangan perikanan darat di pesantren,” kata Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PKS, Dr Andi Akmal Pasluddin, SP, MM..

Legislator PKS daerah Sulawesi Selatan II ini mengatakan, sinergi program pertanian dan peternakan dengan pesantren mulai gencar sejak periode Presiden SBY periode pertama dengan Menteri Pertanian Anton Apriantono. Saat itu, program andalannya antara lain Pengembangan Unit Pengolah Pupuk Organik (UPPO), Lembaga Mandiri Mengakar di Masyarakat (LM3), Bantuan Sosial (Bansos Traktor, Pompa Air, “Rice Milling Unit” / RMU), Penyelamatan Sapi Betina Produktif dan Unit Pengelolaan Jasa Alsintan (UPJA).

Baca Juga : Bikin NPWP dan Lapor SPT Pajak, Bakal Bisa Melalui Go-jek Online

Program-program kementerian pertanian, kata Akmal, sangat efektif pada implementasi pesantren karena sangat minim pada kejadian penyimpangan, kelalaian atau wanprestasi. Bahkan, jika perlu, kementerian pertanian dapat mengimplementasikan program SDM Pertanian di pesantren. Sebagai contoh dapat diaplikasikan program SMD (Santri Membangun Desa), PPMD (Pemuda Penggerak Membanngun Desa), dan PMT (Penyelia Mitra Tani) pada pesantren yang memiliki basis ekonomi syari’ah.

“Saya kira DPR dan Kementan sudah banyak memiliki kesepahaman bahwa program pemerintah bidang pertanian dan peternakan bersumber dari APBN dapat berjalan di pesantren. Bahkan, menteri pertanian saat ini sangat antusias meski porsi untuk program pesantren ini masih kecil,” kata Anggota Banggar.

Baca Juga : 2 Jam Pertemuan Bos Gojek dan Sri Mulyani, Ini Yang Dibahas

Pada program perikanan darat, kata Akmal, Menteri Kelautan Perikanan perlu dorongan lagi agar mampu memberikan programnya pada pesantren. Untuk wilayah-wilayah tertentu, sangat baik pengembangan perikanannya. Saat ini, budidaya perikanan darat di pesantren lebih banyak bantuan dari pemerintah daerah melalui dinas-dinas perikanannya. (rel/mc/cu)

Jadilah yang Pertama