Warga Desa Minta Kasih dan Desa Naman Jahe Kecamatan Salapian Kabupaten Langkat, pasang tenda dan blokir jalan karena proyek perbaikan jalan tidak kunjung selesai. (ist).
Warga Desa Minta Kasih dan Desa Naman Jahe Kecamatan Salapian Kabupaten Langkat, pasang tenda dan blokir jalan karena proyek perbaikan jalan tidak kunjung selesai. (ist).

makobar.com – Ratusan warga di dua Desa, masing-masing Desa Minta Kasih dan Desa Naman Jahe, Kecamatan Salapian, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara menggelar aksi demo dan menutup jalan, disebabkan proyek pengerasan jalan sepanjang 3 km tidak kunjung selesai dikerjakan.

Aksi unjukrasa blokir jalan oleh warga dari dua Desa merupakan yang kedua kali dilakukan, pada Jumat (20/10/2017), warga menutup jalan dengan cara memasang tenda dan membakar ban dan pohon serta menghentikan seluruh kenderaan, sehingga tidak satupun kenderaan bisa melintas dari jalan umum itu kecuali kenderaan pribadi warga setempat.

Warga meminta supaya Tipikor Ditreskrimsus Polda Sumut mengusut dugaan korupsi pada proyek pengerasan jalan sepanjang lebih kurang 3 km di Kecamatan Salapian yang dilaksanakan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Bina Konstruksi Pempropsu dengan kontraktor PT.Sumber Mitra Jaya.

Korupsi Water Park Nisel Rp 7,8 Miliar, Julius David Dituntut 18 Bulan dan Johannes “Diistimewakan”

“Kami mensinyalir ada dugaan korupsi dalam pelaksanaan proyek peningkatan struktur jalan provinsi jurusan Kuala – Timbang Lawang di Kabupaten Langkat, karena hanya sepanjang 3 km tidak tuntas. Kami minta Tipikor Poldasu agar segera melakukan penyelidikan,” tutur warga, seraya menegaskan, dengan tidak selesainya proyek itu, jalan tidak bisa dilalui, jika hujan kondisi becek dan bila musim kemarau berabu sehingga sangat mengganggu ketenangan warga dan mengganggu warga melakukan aktifitas.

Untuk diketahui, proyek peningkatan struktur jalan provinsi jurusan Kuala-Timbang Lawang Kecamatan Salapian, Kabupaten Langkat merupakan proyek TA 2017 yang dananya bersumber dari APBD Provinsi Sumut dengan nilai kontrak Rp. 29.753.202.706 dari HPS Rp.31.380.000.000 (94 %) progress sekarang masih 12 % minus 39 % dari schedule. Proyek ini dilaksanakan oleh Dinas PU Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sumut dengan rekanan (kontraktor) PT Sumber Mitra Jaya. (mc/cu).

Jadilah yang Pertama