makobar.com – Wali kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi menghimbau kepada seluruh warga Kota Medanuntuk waspada menyikapi perubahan cuaca belakangan ini.  Dimana siang hari cuaca cukup panas dengan suhu mencapai  34 derajat celcius, sebaliknya sore  hingga malam hari berubah menjadi hujan disertai angin kencang.

Untuk menyikapi suhu yang cukup terik tersebut, Wali kota mengajak warga untuk memperbanyak mengkonsumsi air putih guna menghindari terjadinya dehidrasi.  “Kalau tidak perlu kurangi aktifitas di luar rumah. Selain perbanyak konsumsia itu putih, juga perbanyak makanan yang  tinggi kadar airnya seperti sayuran dan buah-buahan,” kata Wali Kota di Medan, Minggu (24/9).

Sungai Sei Sikambing Meluap, Walikota Medan Perintahkan BPBD Siaga

Selain itu Wali Kota juga mengingatkan kepada warga untuk menyikapi benda-benda yang mudah terbakar di sekitar tempat tinggalnya karean rentan terjadinya kebakaran. Di samping itu setiap kali meninggalkan rumah,  Wali Kota minta agar  masyarakat memastikan lebih dahulu seluruh peralatan elektronik yang ada dalam kondisi mati.

“Selain cuaca yang cukup panas, salah satu penyebab utama terjadinya kebakaran akibat korsleting listrik. Jadi pastikan dulu seluruh peralatan elektronik anda dalam kondisi amti sebelum meninggalkan rumah, apalagi dalam waktu cukup lama,” kata Wali Kota.

Selanjutnya apabila terjadi kebakaran, Wali kota menghimbau kepada warga untuk segera melaporkannya kepada Dinas Pencegah dan Pemadam Kebakaran (P2K) Kota Medan sehingga datang melakukan pemadamam. Dikatakannya, seluruh jajaran Dinas P2K selalu siaga 24 jam untuk memberikan bantuan.

Terkait dengan seringnya terjadi hujan pada sore hingga malam hari yang disertai angin kencang, orang nomor satu di Pemko Medan juga minta kepada warga untuk berhati-hati pada saat keluar rumah. Kemudian  menghindari  atau menjauhi jalan yang ada pohon-pohon tinggi, sebab hujan deras dan angin kencang rentan memicu terjadinya pohon tumbang.

Rekrut PNS Banyak Sekali, Presiden Himbau Pendaftar untuk Bergegas

Mencegah terjadinya pohon tumbang, Wali Kota minta kepada Dinas Kebersihan dan Pertamanan untuk memeriksa kondisi pohon-pohon yang ada di Kota Medan, terutama di pinggir jalan. Jika ditemukan sudah tua dan lapuk, Wali Kota menginstruksikan dilakukan pemotongan untuk mencegah tumbang tiba-tiba.

“Di samping itu saya juga minta Dinas Kebersihan dan Pertaman melakukan pemangkasan pohon-pohon, sebab pemangkasan akan mengurangi beban pohon sehingga lebih kuat saat angin kencang datang menerpa. Kemudian siaga untuk mengatasi sekaligus membersihkan pohon yang tumbang menghalangi jalan,” pesannya.

Tidak hanya Dinas kebersihan dan Pertamanan, Wali Kota juga menginstruksikan kepada seluruh instansi yang terkait dengan papan reklame juga harus turun untuk memeriksa kondisi papan reklame yang ada saat ini. Tidak tertutup ada papan reklame yang keropos sehingga rentan tumbang.

“Lakukan pemeriksaan. Jika ditemukan ada yang keropos, segera berkoordinasi dengan pemilik papan reklame untuk mengatasinya. Jangan sampai papan reklame itu tumbang sehingga masyarakat dirugikan!” tegasnya.

Rita Maharani ajak warga belajar membatik ‘Batik Medan’

Lalu Wali Kota minta kepada seluruh camat dan lurah untuk siaga menyikapi perubahan cuaca ini, terutama yang wilayahnya dilintasi aliran sungai.  “Apabila terjadi  banjir langsung berkoordinasi dengan Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan untuk segera memberikan bantuan dan pertolongan kepada warga yang menjadi korban,” pungkasnya.

Terakhir, Wali Kota menghimbau kepada masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggalnya masing-masing dengan tidak membuang sampah sembarang, terutama dalam parit. Sebab, tindakan itu dapat menyebabkan parit tersumbat  serta menutup lubang inlet sehingga meluap dan menggenangi jalan ketika hujan deras turun.(H